Mencoba Kembali Paket Internet dari IM2
January 23rd, 2010. Published under Kolom Opini.
Setelah berhenti berlangganan IM2 sekitar 7 bulan yang lalu, dan berganti ke SMART, hari ini saya mencoba menjajaki kembali layanan Internet dari IM2. Penyebabnya sederhana, layanan Internet dari SMART yang saya gunakan sudah mulai masuk ke tahap yang agak menyebalkan juga. Mungkin di daerah kost-kostan saya (sekitar Mega Kuningan Jakarta), sudah terlalu penuh sesak sama pemakai SMART.
Membeli Paket Prabayar IM2
Langkah pertama, saya mencari kartu perdana prabayar IM2. Tadinya saya mau ke Plasa Semanggi, disana kan ada counter IM2 Broadband Center. Tapi karena kepikiran mo sekalian belanja di Carrefour saya pilih ke Ambasador saja.
Titik Di Dalam Ruang
December 29th, 2009. Published under Puisi.
titik tanpa warna
bidang tanpa garis
ruang tanpa udara
hampa
sunyihanya cahaya yang bisa masuk ke dalamnya
merambat bagai gelombang
membawa bekal energi barutitik berwarna putih
bidang dengan garis warna
ruang dengan cahaya terang
masih hampa
masih sunyi
tapi terasa hangat
Notes: Mencoba membuat puisi dengan nuansa ilmu fisika. Mencoba membuat rentetan kata, yang tidak melanggar kaidah hukum fisika. halah!
Kalau SMART lagi layak pakai
December 17th, 2009. Published under Kolom Opini.

Beginilah seharusnya internet yang layak pakai itu. Sayangnya tidak setiap waktu dapet koneksi seperti ini.
UPDATE: 17 Desember 2009 jam 10:56, di Garut dapet EVDO 1536kbps huhuy! Kayaknya yang di sekitar kost-kostan di Jakarta populasinya sudah terlalu padat hahaha.
Django DebugFooter Middleware
November 26th, 2009. Published under Tips Linux.
Saya ingin memasang DebugFooter di django. Dan ternyata malah muncul error:
[Wed Nov 25 20:28:01 2009] [error] [client 127.0.0.1] response = middleware_method(request) [Wed Nov 25 20:28:01 2009] [error] [client 127.0.0.1] File "/sites/blog/../blog/debug_middleware.py", line 100, in process_r equest [Wed Nov 25 20:28:01 2009] [error] [client 127.0.0.1] dispatcher.connect( [Wed Nov 25 20:28:01 2009] [error] [client 127.0.0.1] AttributeError: 'module' object has no attribute 'connect'
Setelah googling, dan menemukan artikel backwards-incompatible changes dari versi 0.96 ke 1.0, dibagian Signal refactoring dijelaskan ada perubahan kode.
Singkat cerita, saya akhirnya bisa memasang DjangoFooter middleware. Saya pakai versi yang sedikit diubah, lalu saya sempurnakan lagi agar berfungsi dengan baik di django 1.0 ke atas.
Kodenya bisa Anda lihat di djangosnippets 1816.
Cara Pakai
Misal, project yang Anda buat di django adalah blog, dan path nya di /sites/blog. Simpan kode tadi ke /sites/blog/debug_middleware.py.
Lalu tambahkan di /sites/blog/settings.py
MIDDLEWARE_CLASSES = ( ... 'blog.debug_middleware.DebugFooter', )
Rutinitas Setelah Instalasi Desktop Linux
November 18th, 2009. Published under Kolom Opini.
Coba Anda perhatikan, tentunya buat yang pernah menginstal desktop linux, ada beberapa hal rutin yang biasa dilakukan setelah instalasi linux untuk keperluan desktop.
- Atur repositori, kalau bisa ada pakai mirror lokal di Indonesia. Hemat bandwidth dan jauh lebih cepet.
- Instal codec-codec multimedia. Biar bisa dengerin musik, memainkan berkas mp3.
- Instal codec multimedia untuk film, tidak lupa untuk menginstal VLC juga.
- Instal plugin di firefox, yang paling penting instal flash-plugin dan jre. Plugin lainnya rasanya bisa diabaikan (ada yang masih suka baca pdf di browser?
- Instal font windows, biar ngewebnya bisa lebih enak dilihat mata.
- Yang vga nya pakai Nvidia atau ATI, ada langkah tambahan untuk menginstal binary drivers.
- Hal lainnya seperti menginstal aplikasi tambahan lain, mengatur themes dll.
Jadi mau distronya pakai Fedora, openSUSE atau Ubuntu langkah-langkah tersebut kurang lebih sama. Karena mereka tidak bisa menyertakan hal-hal yang sebetulnya sudah menjadi kebutuhan primer pengguna desktop linux, terhambat oleh batasan-batasan lisensi.
Mari kita kutuk rame-rame!
Kesal karena rutinitas yang gak perlu itu? Soal lisensi codec-codec multimedia, mari kita kutuk rame-rame si RIAA dan MPAA!
Distro linux juga harus dikutuk terkait pemilihan paket default. Misal, kok lebih memilih Totem dibanding VLC. Atau kok lebih memilih Evolution dibanding Thunderbird. Ya ya ya… tentu itu ada unsur subjektifnya juga. Tapi bukankah bisa diukur dengan jumlah penggunanya.
Mari kita sedikit ambil sampel, siapa yang masih pakai Evolution sebagai default mail client di linux? Ayo ngacung!
Akses Internet SMART Putus Tiap 30 Detik
October 11th, 2009. Published under Kolom Opini.
Dua hari ini, saya mendeteksi akses internet SMART mulai bermasalah. Akses web seperti biasa sih terasa normal. Masalah mulai muncul jika mendownload file, atau akses Yahoo Messenger, atau kalau saya sendiri akses ssh ke server selalu terputus. Dan setelah ditest, terputusnya itu tepat di detik ke-30.
Untuk Yahoo Messenger saya tidak bisa menghitungnya. Tapi untuk akses ssh mudah sekali bikin timernya. Pake perintah time saja.
time ssh hostname.server-saya.com
Lalu saya tunggu beberapa saat, dan setelah diskonek muncul tampilan seperti di bawah ini.
Read from remote host hostname.server-saya.com: Connection reset by peer Connection to hostname.server-saya.com closed. real 0m30.312s user 0m0.018s sys 0m0.007s
Sebelum Anda bertanya atau mengira ini adalah masalah di ssh server saya. Saya sudah pastikan bukan masalah konfigurasi idle atau timeout di ssh server. Saya juga mencobanya ke tiga network yang berbeda. Hasilnya sama saja, akses ssh terputus di detik ke-30.
Untuk yahoo messenger, juga sama. Setelah list temen saya muncul, yahoo messenger tiba-tiba diskonek lagi. Dugaan sementara sih, semua akses TCP mengalami gejala yang sama, terputus di detik ke-30.
Saya sudah mengirim email ke customercare@smart-telecom.co.id, sudah ada jawaban standar, “masalah sudah kami tindak lanjuti ke bagian yang terkait”. Tapi sampai dengan hari ini masalah ini masih tetap ada.
Mudah-mudahan bisa solve secepatnya, dan gak berakhir seperti kasus IndosatM2 yang bikin saya bener-bener merasa kesel. Sementara ini gak bisa berbuat apa-apa karena sudah terjebak kontrak satu tahun. Duh! ![]()
UPDATE: 12 Oktober 2009, malemnya saya coba akses internet. Akses ssh ataupun yahoo messenger tidak mengalami masalah putus-nyambung lagi. Koneksi lancar jaya. Tapi kalau lambat itu urusan lain ya hehe. Setidaknya putus pada detik ke-30 sudah tidak terjadi lagi.
Laptop Baru, MacBook Pro 13″
October 3rd, 2009. Published under Personal.
Setelah kurang lebih 3.5 tahun menggunakan Asus W5F (fotonya ada di tulisan yang ini), akhirnya kemarin tanggal 30 September 2009, saya bisa membeli lagi laptop baru. Kali ini saya membeli MacBook Pro 13″ MB990ZP, speknya bisa dilihat di website Bhinneka.Com.
Awalnya saya tanya-tanya di Click Mal Ambasador. Siang selepas jam makan siang, saya bareng temen saya dateng langsung ke tokonya, tapi ternyata di sana lagi tidak ada stok barang. Kemudian sorenya saya mencoba menelpon bhinneka.com, telpnya selalu sibuk. Dan akhirnya saya bisa terhubung ke eStore Ratu Plasa. Menurut yang menerima telp, stok barang ada.

MacBook Pro 13 Inch MB990ZP
Sepulangnya dari kantor, saya langsung menuju ke eStore Ratu Plasa. Dan seperti yang sudah saya duga sebelumnya, saat pembayaran ada sedikit kendala. Sebetulnya kendala non teknis, toko suka ribet ngasih harga kalau pembayaran tidak full debit atau tidak full credit card. Sedangkan saya ingin membayar sebagian dengan debit BCA, dan sebagian dengan kartu kredit. Tapi sepertinya toko ribet banget ngitung harganya hehe. Tapi setelah sedikit nego-nego, akhirnya proses pembayaran pun lancar, dan saya hanya kena charge 3% untuk sisa pembayaran yang via kartu kreditnya saja.
Sekarang saya lagi menunggu snow leopard dikirim. Sudah order online, bayar 119 ribu rupiah, dan katanya mau dikirim sekitar 2 minggu lagi ![]()
