Penilaian Pribadi Seputar Pasangan Capres/Cawapres 2009

July 3rd, 2009. Published under Kolom Opini. Comments.

surat_suara

Surat Suara (foto diambil dari facebook, tanpa ijin)

Terus terang saya masih bingung dalam pemilu kali ini akan memilih siapa. Ini dikarenakan pasangan capres/cawapres yang ada tidak memuaskan buat saya. Saya coba bahas menurut pandangan subjektif saya pribadi.

Pasangan No. 1

Ibu Megawati, maaf ya Bu dari dulu saya sudah kurang sreg dengan gaya kepemimpinan Ibu. Mungkin gara-gara diamnya itu loh, jadi saya tidak tahu apa yang sedang Ibu pikirkan.

Pak Prabowo, sayang Anda tidak menjadi Capres. Kalau menjadi capres tentu suasananya menjadi sedikit berbeda, saya yakin dukungan untuk Anda akan lebih banyak, dan pertarungan pilpress bakal lebih seru. Bersanding dengan Ibu Mega, sedikit kurang menguntungkan buat Anda. Harusnya Anda mungkin bersanding dengan Mas Pram, Anda Capres, Mas Pram cawapres :D

Pasangan No. 2

Pak SBY, terus terang simpati saya terhadap Bapak sudah mulai berkurang jauh. Gaya kepemimpinan yang lambat, kebanyakan rapat sana-sini cenderung tidak efektif. Coba dipikirkan lagi deh, menaikkan harga BBM perlu waktu sampai satu bulan, dan selama itu pula harga-harga kebutuhan pokok terus merangkak naik. Trus efek lainnya, bensin dan solar hilang dari pasaran, karena orang tahu harga BBM akan naik dan ada waktu untuk menimbunnya, jadi berharap dapet untung dari situ.

Belum lagi kasus Blue Energy, Supertoy yang cenderung bikin wibawa Anda semakin turun. Coba dibereskan orang-orang disekitar Anda. Secara subjektif, saya juga kurang menyukai tim kampanye Anda sekarang, rada alergi terutama sama Pak Rizal Mallarangeng… entah kenapa.

Pak Budiono, saya cenderung oke dengan bapak yang satu ini. Saya yakin walau orang-orang mengatakan dia itu neolib atau apa, beliau tidak seperti itu. Kalau misalnya dia berpendapat proyek-proyek skala besar harusnya jangan diambil dari APBN/APBD, dan sebaiknya APBN dan APBD itu dipake utk bangun di daerah, itu kan neolib yang baik (subjektif saya sih).

Pasangan No. 3

Pak JK, Anda ini jagonya debat. Dari semua debat capres, saya kasih nilai A buat Anda (kayak dosen saja, hehe). Dan saya yakin kalau pemirsa yang lain juga objektif, pemenang dari semua debat adalah beliau ini. Jika capres lain cenderung gak menghibur, terlalu kaku, maka Pak JK inilah yang mencairkan suasana. Bisa Anda bayangkan kalau yang debat hanya Ibu Megawati sama Pak SBY, bisa-bisa cuma diem-dieman hahaha.

Yang saya suka dari beliau adalah gaya kepemimpinan yang spontanitas dan bersemangat. Slogan Lebih Cepat, Lebih Baik memang cocok buat beliau.

Tapi… ada yang saya kurang suka dari kampanye-kampanye Pak JK. Terlalu banyak janji loh Pak. Kalau ntar misalnya kepilih, uang untuk program-program itu dari mana? Soal gaya menyerang ke SBY, saya kadang setuju kadang tidak. Yang setujunya, mungkin dengan diserang secara frontal oleh Pak JK ini, Pak SBY bisa lebih berubah menjadi lebih cepat dan lebih baik :D

UPDATE: Saya juga kurang suka dengan protes berlebihan soal DPT. Sudahlah gak usah terlalu dibahas, dan minta pilpres ditunda segala. Maju, mo kalah mo menang hajar! Ini juga berlaku buat pasangan no. 1.

Pak Wiranto, hmm… Anda sedikit kurang beruntung. Walau sama-sama jendral, saya kira dukungan untuk Anda paling sedikit. Pak SBY tentu pemenangnya, kedua Pak Prabowo, ketiga baru Anda (ini itung-itungan dalam khayalan otak saya). Dalam debat-debat kemarin, saya melihat Anda lebih kalem dibanding Pak Prabowo, yang itu memang bagus ketika Anda bersanding dengan Pak JK yang cenderung lebih meledak-ledak. Yang saya gak suka dari Anda, partainya saja, Hanura. Ya lagi-lagi ini subjektif :D

* * *

So… nanti tanggal 8 Juli 2009, saya mau pilih siapa? Kecenderungan sudah ada. Saya lebih memilih Pasangan No. 3, tapi ini belum pasti. Saya masih mempertimbangkan untuk tidak memilih, jika pada saat itu hati saya berkata lain.

Seperti di tulisan saya sebelumnya, Indonesia memang harus siap dengan perubahan, termasuk salah satunya untuk tidak alergi dengan orang-orang yang cenderung memilih golput. Golput karena pilihan terbatas, yang seseringnya terpaksa harus memilih yang terbaik dari pilihan terjelek yang tersedia.

Ikut Menderita Gara-Gara Perubahan Jalur di Cawang

June 29th, 2009. Published under Kolom Opini. Comments.

Yang saya maksud bukan jalur angkot, atau jalur kendaraan pribadi. Itu sih tidak ada yang berubah ya. Yang berubah adalah jalur bis luar kota.

Yang saya rasakan sendiri adalah Bis Primajasa jurusan Garut - Lebak Bulus yang dulunya keluar di Cawang UKI, sekarang jalurnya diubah. Sekarang kalau dari arah Cikampek menuju Jakarta, jalurnya diubah ke Tol Cikunir, dan keluar di Pasar Rebo.

Efeknya? Mungkin buat yang tinggal di daerah Pasar Rebo dan sekitarnya jadi lebih cepet. Tapi buat saya, artinya itu nambah 1 jam lagi! Yang biasanya tinggal turun di Cawang, lalu pilih ojek dan langsung menuju kantor di Gatot Subroto Semanggi, sekarang tidak bisa lagi. Yang biasanya dari garut jam 6 pagi, bisa nyampe di kantor jam 10 siang (paling telat), eh sekarang jam 11 baru bisa nyampe kantor. Parah…

Jadi inget tulisan Paman Tyo, dan sepertinya saya harus membiasakan diri saja. Gak akan protes, gak akan setuju. Mari bersikap apatis, dan selalu mencoba untuk membiasakan diri dengan semua kebijakan baru. Orang Indonesia memang harus dituntut bisa beradaptasi dengan semua perubahan, termasuk ganti presiden mungkin? :P

Deteksi Kemacetan Lalu Lintas di LewatMana.com

June 22nd, 2009. Published under Berbagi Tautan. Comments.

Mungkin Anda semua sudah mengetahuinya, kalau sekarang di lewatmana.com Anda bisa melihat indikator kondisi traffik lalulintas di peta. Indikator berupa garis-garis berwarna yang menunjukkan kondisi traffik lalu lintas saat itu.

Dari sekian banyak pesan di halaman fans facebook, ada satu yang mengusulkan integrasi dengan perangkat GPS. Seperti yang mungkin Anda ketahui, di jakarta banyak juga armada taksi yang sudah menggunakan GPS. Tapi sekarang lewatmana.com lebih mengandalkan hasil olah data dari kamera sebagai pendeteksi yang valid untuk kondisi lalu lintas.

Lalu bagaimana dengan GPS? Anda bisa baca artikel terbaru di blog lewatmana.com, tentang Kualitas dan Validasi data dari GPS. Disana dibahas secara lugas, beberapa kendala seputar implementasi deteksi peta kemacetan menggunakan GPS. Anda juga bisa ikut berdiskusi ditopik tersebut jika memiliki ide yang lebih baik terkait penggunaan teknologi deteksi kemacetan atau kondisi traffik lalulintas pada umumnya.

Memperkenalkan Ngadimin.Com

June 20th, 2009. Published under Berbagi Tautan. Comments.

Lama saya tidak mengupdate blog pribadi saya ini, mungkin salah satu alasannya karena saya sedang menggodok konsep blog baru. Ya, saya mencoba melahirkan sebuah blog baru yang kontennya berisikan topik yang lebih spesifik dan diharapkan bisa diupdate secara lebih teratur.

Idenya muncul ketika saya sering mengakses Tuts+ Network (nettuts.com adalah salah satu blog yang sering saya kunjungi akhir-akhir ini), dan saya berpikir saya juga harus bisa membuat konten serupa tentunya dalam bidang yang saya geluti sehari-hari.

Dan saya paham betul, untuk mengeluarkan tulisan-tulisan secara rutin di blog, bukanlah hal mudah. Makanya saya mencoba mengajak beberapa rekan saya sesama tukang admin untuk berkontribusi di situs yang menspesialisasikan tutorial seputar sistem administrasi di linux (dan os lainnya), agar tutorial -tutorial baru bisa rutin di publish tiap minggunya.

Silahkan berkunjung ke ngadimin.com, dan jika Anda menyukainya silahkan subscribe ke RSS feed yang sudah disediakan dan Anda tidak akan melewatkan lagi update artikel/tutorial dari kami.

Oh iya, sebelum lupa, saya juga menawarkan spot iklan untuk komunitas FOSS (misalnya blankon mo ngiklan, tersedia banner 125×125 dan 250×250 free) dan akan disediakan cuma-cuma/free. Maaf ya baru terbit sudah mo nawarin iklan, tapi sikap optimis kan bagus juga hehehe.

Twitter Mega Prabowo?

May 17th, 2009. Published under Berbagi Tautan. Comments.

twitter_megapro

Notifikasi dari Twitter

Baru di add sama @megapro. Gak tau asli milik tim Mega - Prabowo apa bukan. Rupanya twitter juga sudah dibidik sebagai salah satu lahan untuk berkampanye.

Kira-kira JK - Wiranto atau SBY - Boediono bakal bikin acccount di twitter juga gak ya?

Arsip repository untuk debian Sarge

May 17th, 2009. Published under Berbagi Tautan. Comments.

deb http://archive.debian.org/debian/ sarge contrib main non-free
deb http://archive.debian.org/debian-security/ sarge/updates contrib main non-free

Untuk versi yang lebih lama juga bisa menggunakan archive.debian.org. Ya inilah enaknya dunia FOSS, walaupun sudah kadaluarsa, tapi arsip paket tidak sepenuhnya hilang.

Instalasi Apache suExec PHP FastCGI di Debian

May 10th, 2009. Published under Wiki. Comments.

Di lingkungan server shared hosting biasanya php dijalankan via suExec. Ada beberapa keuntungan ketika menjalankan php via suExec dan bukan lewat mod-php ketika Anda berbicara tentang shared hosting.

Pertama, skrip php bisa dijalankan sebagai user yang berbeda-beda untuk setiap virtualhost. Jadi setiap virtualhost bisa kita alokasikan satu user khusus untuk menjalankan skrip php-nya.

Kedua, karena skrip php bisa dijalankan sebagai user yang berbeda-beda untuk tiap virtualhost, kita bisa samakan user yang menjalankan skrip php tersebut dengan user yang biasa mengupload file via ftp (utk keperluan hosting tersebut). Dengan cara ini user tidak perlu repot lagi memikirkan masalah hak akses file ketika menginstall aplikasi php. Karena skrip php tersebut sudah bisa mengakses semua file milik user tsb.

Tapi suExec bukanlah solusi sempurna. Berdasarkan benchmark, menjalankan php via suExec cenderung lebih lambat bila dibandingkan menjalankan php via mod-php. Jadi kalau memang servernya tidak ditujukan untuk shared hosting, menggunakan mod-php lebih disarankan.

Untuk catatan teknis instalasi, saya sudah catat di wiki: Instalasi Apache suExec PHP FastCGI di Debian.