Menyikapi Berita Duka

Berita duka untuk kita tentu membuat hati kita merasa sedih. Kalau nggak bikin sedih, berarti itu kabar gembira. Iya kan? Hehe

Tapi bagaimana kalau berita duka itu sifatnya indirect. Maksud gw berita duka untuk orang lain, dan kita mendapat berita tersebut dari orang tsb. Ok biar lebih mudah dikasih contoh lah. Misal, temen lo dapet kabar pamannya meninggal. Trus dia cerita ke kamu, kalo pamannya meninggal. Trus bagaimana cara kamu menyikapi berita tsb?

Nah… ini dia yg kadang bikin gw pusing. Ya pusing, kadang gw kehabisan kata-kata kalo mendengar berita duka seperti itu. Kata-kata yang otomatis keluar misalnya, “sabar ya” atau kata-kata lain yg gw anggap bisa menunjukkan rasa simpati gw. Tapi susah jg ya milih kata-kata seperti itu.

Dan yg lebih susah adalah ketika harus mengungkapkannya dalam tulisan. Misalnya pada saat chat di YM. Seperti yg terjadi pagi (dini hari) ini. Duh! :(

2 thoughts on “Menyikapi Berita Duka

  1. rime

    kalo gua sih paling bilang

    “gua turut berduka”

    hihihi… sama, gua juga suka mati gaya dalam kondisi seperti ini :d

Comments are closed.