Hujan Bulan Juni – Sapardi Djoko Darmono

tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni
dirahasiakannya rintik rindunya kepada pohon berbunga itu

tak ada yang lebih bijak dari hujan bulan juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya yang ragu-ragu di jalan itu

tak ada yang lebih arif dari hujan bulan juni
dibiarkannya yang tak terucapkan diserap akar pohon bunga itu

Nb: Terinspirasi status ym seseorang. Kalau dia baca, pasti komentarnya: gubrak!

15 thoughts on “Hujan Bulan Juni – Sapardi Djoko Darmono

    1. ira

      bissa .. jelas_in gak ..??
      maksud dari puisi inn appa ..??

      akk termasuk orang awam yang bru mengerti puisi ..
      jadii pliiss .. jelas_in y ..

  1. Eva_yunita

    aku rasa ini nyeritain rasa rindu sang penyair yg sengaja dirahasiain. kata “hujan” ng gak hanya mewakili air yang jatuh tapi kata hujan memiliki kata sifat yang memiliki jiwa (e.g: tabah, bijak, arif)

Comments are closed.