Hujan Bulan Juni – Sapardi Djoko Darmono

tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni
dirahasiakannya rintik rindunya kepada pohon berbunga itu

tak ada yang lebih bijak dari hujan bulan juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya yang ragu-ragu di jalan itu

tak ada yang lebih arif dari hujan bulan juni
dibiarkannya yang tak terucapkan diserap akar pohon bunga itu

Nb: Terinspirasi status ym seseorang. Kalau dia baca, pasti komentarnya: gubrak!

  1. Yang Hujan Turun Lagi…
  2. Hujan
  3. Hujan Pangkal Banjir
This entry was posted in Puisi and tagged , . Bookmark the permalink.
  • saesa

    assyeeemmm!!!!!

  • http://ngadimin.org cecep

    @saesa: wah, ternyata perkiraanku meleset. komentarnya kok jadi itu? hehe

  • http://stillskywalker.wordpress.com edwards

    Postingan wajib bulan Juni ini mah … :-?

  • http://ngadimin.org cecep

    @edward: sebetulnya ada postingan lain yg lebih wajib. ntar aku posting pas tanggalnya :D

  • udi

    ijinkan akuposting puisi ini untuk kekasihku.

  • http://yahoo.id kholis_nur59

    :)

  • http://yahoo.id kholis_nur59

    :d/

  • http://yahoo.id kholis_nur59

    puisi itu sangat berharga untuk kehadiran bulan juni yang mengesan kan untuk dicermati:d/

    • ira

      bissa .. jelas_in gak ..??
      maksud dari puisi inn appa ..??

      akk termasuk orang awam yang bru mengerti puisi ..
      jadii pliiss .. jelas_in y ..

  • mimi

    gak ngerti…ada yang bisa menjelaskan maksudnya??? :-? hehehehe

  • mimi

    ada yang dapat menjelaskan maksud puisi ini??
    jujur saya tidak mengerti…
    hehehe…:-?

    • dyah

      artinya…cinta ya tak terucapkan….hehehhe

  • Junjung Buih

    kerinduan seorang ibu

  • Haninurmalasari66

    coool