Ini cerita waktu migrasi desktop kantor dari Windows ke Linux. Sebelumnya temen-temen kantor sudah terbiasa menggunakan WinSCP untuk mengupload file ke server (server yang saya kelola, hampir semuanya menggunakan scp untuk proses transfer file).
Sebagai mana kita ketahui, di linux sudah banyak cara untuk melakukan scp. Bisa menggunakan konsole lalu mengetik perintah scp, bisa dari nautilus (pengguna gnome) atau dari konqueror (pengguna kde) dan masih banyak cara lainnya.
Tapi ternyata cara itu masih cukup membingungkan buat temen-temen di kantor. Beberapa kali diajarkan, beberapa kali lupa. Dan memang dalam beberapa kasus, nautilus dan konqueror kadang error (entah, ini kadang saya juga tidak bisa menduplikasi errornya, tapi memang errornya kadang muncul).
Akhirnya saya temukan muCommander, aplikasi yang memberikan fitur untuk transfer file via FTP, SFTP, SMB, NFS atau BONJOUR. Yang saya perlukan tentu saja hanya SFTP saja.
Enaknya si muCommander ini, dari segi tampilan mirip dengan WinSCP (model norton commander), sehingga memudahkan buat pengguna WinSCP dalam beradaptasi. Cuma dia membutuhkan Java Runtime Environment (JRE) terinstal, yang itu tidak menjadi masalah bagi saya, karena hampir semua temen-temen disini menggunakan java untuk develop aplikasi ERP.
Jadi buat Anda yang membutuhkan aplikasi pengganti WinSCP di Linux, silahkan mencoba menggunakan muCommander. Siapa tahu cocok buat Anda. Kabar gembira juga buat pengguna Ubuntu, muCommander tersedia dalam paket .deb, jadi tidak perlu pusing lagi untuk kompail atau instal dari paket tar.gz.
