Membangun Lab Komputer Murah dengan Ubuntu LTSP (bagian 1)

Konsep Dasar LTSP

Konsep LTSP sudah dikenal sejak lama khususnya di dunia UNIX. Meskipun implementasinya sudah banyak berkembang, tapi konsep dasarnya masih tetap sama yaitu:

  • Klien hanya menangani beberapa fungsi dasar seperti display, keyboard, mouse dan sound/suara.
  • Semua aplikasi berjalan di Server, dan tampilan dikirim ke klien.

Karena pekerjaan yang ditangani oleh komputer klien relatif sedikit, kebutuhan spek hardware untuk komputer klien sangat rendah. Sebaliknya untuk server, dibutuhkan spek yang lebih tinggi, karena semua pekerjaan akan dilakukan di sisi server.

Keuntungan Menggunakan Model LTSP

Kemudahan dalam mengadministrasi

Jika dalam sebuah lab ada 20 komputer, dalam kondisi instalasi normal (bukan LTSP), maka admin harus mengelola 20 komputer tersebut. Mulai dari instalasi OS, instalasi software tambahan. Jika ada update, maka harus diupdate di masing-masing komputer yang berjumlah 20 itu.

Tapi jika menggunakan model LTSP dengan satu buah server dan 20 klien, admin hanya mengadministrasi 1 komputer saja, yaitu komputer server. Dari mulai instalasi OS, aplikasi maupun manajemen update semua hanya dilakukan di sisi server.

Murah

Hardware yang dibutuhkan untuk klien, bisa menggunakan PC lama mulai dari kelas pentium 1 dengan memori minimal 32 MB. Jadi pada prinsipnya semua PC lama yang ada bisa digunakan sebagai komputer klien. Dan untuk servernya sendiri kebutuhannya tidak terlalu besar. Untuk instalasi 20 klien, kira-kira dibutuhkan satu buah PC server dengan prosesor sekelas pentium 4 atau lebih dan memori minimal 4GB.

Dan tentu saja perangkat jaringan agar klien dan server bisa berkomunikasi. Switch, kabel dan kartu jaringan adalah barang yang harus disediakan.

Hemat Energi dan Ramah Lingkungan

Menurut penelitian instalasi LTSP 40 persen lebih hemat bila dibandingkan dengan instalasi biasa (bukan model thin client). Apalagi jika klien menggunakan hardware khusus untuk thin client, yang beberapa diantaranya hanya membutuhkan daya sebesar 5 watt saja (belum termasuk monitor), tentu akan lebih hemat lagi. Hemat energi ini selain menghemat biaya, juga sejalan dengan gerakan mengurangi pemanasan global yang sekarang lagi aktif disosialiasikan.

Dukungan FOSS

Tentu saja ini adalah salah satu keuntungan lainnya. Dengan menggunakan FOSS Anda bebas melakukan instalasi di 20 atau 40 komputer tanpa harus khawatir akan batasan lisensi yang Anda miliki. Anda juga tidak perlu pusing memikirkan biaya upgrade OS atau aplikasi. Dengan FOSS Anda bebas kapan saja melakukan upgrade, dan semua itu bisa dilakukan tanpa ada biaya tambahan.

Sebelum dilanjutkan ke bagian berikutnya, mungkin Anda akan bertanya-tanya, seberapa stabilkah instalasi LTSP ini? Saya pernah bekerja di sebuah kantor di daerah Jakarta selatan. Di sana hampir semua karyawan menggunakan klien LTSP. Dengan spek server standard, memori 2GB, sudah cukup baik dalam melayani kira-kira 10 komputer klien. Jadi saya bisa jawab dan ini berdasarkan pengalaman, LTSP cukup stabil untuk penggunaan keperluan sehari-hari.

(bersambung ke bagian 2)