Membangun Lab Komputer Murah dengan Ubuntu LTSP (bagian 2)

Kebutuhan Hardware

Spek untuk komputer server tergantung berapa banyak klien yang akan dilayani oleh server ini. CPU yang digunakan minimal sekelas pentium 4 dan untuk memori perhitungan sederhananya adalah 256 + (192 x jumlah klien). Untuk harddisk sebaiknya menggunakan RAID agar bisa menambah performa (khususnya aktifitas baca dari harddisk, karena ini adalah task yang paling sering dilakukan).

Untuk komputer klien seperti sudah dijelaskan sebelumnya, Anda bisa menggunakan komputer dengan spek minimal CPU kelas pentium 1 dan memori 32MB. Untuk PXE boot, Anda bisa menggunakan ethernet yang sudah mendukung PXE boot, atau jika tidak Anda bisa menggunakan media lain seperti CDROM atau floppy disk untuk membantu proses booting dari network.

Perangkat jaringan dalam instalasi LTSP mutlak harus ada. Setidaknya Anda membutuhkan perangkat switch, kabel jaringan dan kartu jaringan yang terpasang di masing-masing klien.

Catatan: Panduan yang lebih detil bisa Anda baca di wiki LTSP, perlu diingat jika menggunakan spek minimum seperti di atas, ada kemungkinan Anda harus mengaktifkan NFS-SWAP atau NBD-SWAP untuk membantu performa klien.

Topologi Jaringan

Gambaran sederhana tentang posisi-posisi server, klien dan perangkat jaringan lainnya. Ini hanyalah salah satu contoh saja. Saya tampilkan yang paling sederhana saja, LTSP tanpa internet.

LTSP Default Network Topology Basic Network Topology, tanpa koneksi internet [1].

Topologi jaringan lainnya silahkan Anda lihat di pengkabelan jaringan LTSP.

Panduan Instalasi Ubuntu LTSP

Karena bagian instalasi ini lumayan agak panjang, dan panduannya bersifat sangat teknis, saya tidak sertakan langsung di tulisan ini. Tapi Anda bisa membacanya di tulisan terpisah di halaman wiki.

Mengadministrasi Lab LTSP

Dengan instalasi Ubuntu LTSP, Anda bisa dengan mudah mengadministrasi Lab Anda. Misalnya untuk keperluan warnet sekolah atau untuk keperluan praktek belajar-mengajar. Anda bisa memanfaatkan aplikasi Thin Client Manager, yang ada di repositori ubuntu. Semua aktifitas di klien bisa selalu dimonitor dan diatur dari remote.

Thin Client Manager

Proses administrasi lainnya seperti penambahan user, instalasi apliasi baru atau pemutakhiran paket, hampir sama seperti mengadministrasi Linux desktop biasa. Di Ubuntu alat untuk melakukan kegiatan administrasi itu sudah tersedia di menu System -> Administration. Jangan lupa untuk selalu mem-backup data di server untuk memastikan agar data Anda selalu aman (tentunya ini adalah kewajiban yang sama baik di lingungan LTSP atau bukan).

Bagaimana, Anda tertarik untuk membangun Lab berbasis LTSP? Kalau ada proyek, saya juga siap bantu hehe :D

[1] Gambar diambil dari wiki Ubuntu.

22 thoughts on “Membangun Lab Komputer Murah dengan Ubuntu LTSP (bagian 2)

  1. Ria

    huhehehehe…kata2 terakhir itu kata2 sakti bgt tuh…finally gak perlu di bantuin aku atau di temenin aku kan akhirnya untuk posting LTSP…harusnya yg dulu pernah jadi admin LTSP udah khatam nih…huhehehehe paling ada penambahan layout atau beberapa fiture :P

  2. Ria

    huhehehehe…kata2 terakhir itu kata2 sakti bgt tuh…finally gak perlu di bantuin aku atau di temenin aku kan akhirnya untuk posting LTSP…harusnya yg dulu pernah jadi admin LTSP udah khatam nih…huhehehehe paling ada penambahan layout atau beberapa fiture :P

  3. azhar

    kang tulung, kalo buat cara setingan di clientnya gimana dari seting, boting, loginnya makenya? sya mau pake edubuntu komp server pake p4.1,8 ram 2gb client buat lab sekolah clientnya p1-p3 ramnya 128mb max. tapi mau coba 2 komputer aja dulu ga pake switch. maklum nyobi

  4. azhar

    kang tulung, kalo buat cara setingan di clientnya gimana dari seting, boting, loginnya makenya? sya mau pake edubuntu komp server pake p4.1,8 ram 2gb client buat lab sekolah clientnya p1-p3 ramnya 128mb max. tapi mau coba 2 komputer aja dulu ga pake switch. maklum nyobi

  5. Gunawan

    Mas saya telah menggunakan ubuntu 8.04 ltsp, dengan 20 komputer client, bagaimana install thin client manager, sekarang baru coba akan pindah ke ubuntu intrepid

  6. Gunawan

    Mas saya telah menggunakan ubuntu 8.04 ltsp, dengan 20 komputer client, bagaimana install thin client manager, sekarang baru coba akan pindah ke ubuntu intrepid

  7. cecep

    ya gak masalah buat saya, mau pake windows atau linux. windows yang saya pake lisensinya resmi kok, bawaan laptop ini.

    terkadang saya butuh windows utk memandu user yang sama-sama pakai windows juga. jadi ada kalanya saya pakai ubuntu, windows xp home edition, atau linux lainnya :D

  8. cecep

    ya gak masalah buat saya, mau pake windows atau linux. windows yang saya pake lisensinya resmi kok, bawaan laptop ini.

    terkadang saya butuh windows utk memandu user yang sama-sama pakai windows juga. jadi ada kalanya saya pakai ubuntu, windows xp home edition, atau linux lainnya :D

  9. hakiem

    mas ada tutorial dalam bentuk pdf atau docnya tidak? karena saya butuh untuk tugas akhir saya mas…
    oh iya klo jaringannya ga pake switch/ hub bisa ga ya mas?…. jadi secara peer to peer aja gitu model jarigannya… terima kasih…

  10. hakiem

    mas ada tutorial dalam bentuk pdf atau docnya tidak? karena saya butuh untuk tugas akhir saya mas…
    oh iya klo jaringannya ga pake switch/ hub bisa ga ya mas?…. jadi secara peer to peer aja gitu model jarigannya… terima kasih…

  11. munawir

    oya, klo bikin WLTSP( window linux terminal server project) bagaimana mennggunakan ubuntu?

  12. munawir

    oya, klo bikin WLTSP( window linux terminal server project) bagaimana mennggunakan ubuntu?

  13. Unixaaspire

    saya sudah pake thin client manager,n LTSPnya udah jalan,cman utk monitoring di thin client managernya yg muncul kok cman IP client n resources dri client itu sendiri,Gimana cara nampilin desktop client didalam thin client manager seperti diatas ?

Comments are closed.