Membantu Temen, Nyari Uang Seribu Rupiah

Tulisan ini saya maksudkan untuk membantu temen saya yang merasa kehilangan uang seribu rupiah. Saya tuliskan lagi masalah beliau (formating saya ubah dikit, biar lebih enak dibaca):


Semalam sempat tercenung-cenung juga dengan kasus yang diberikan teman saya ini:

  • Ada 1 ekor kambing harganya Rp 75.000
  • Ada 3 pemuda yang mau beli kambing tersebut

Berarti masing-masing mengumpulkan @ Rp 25.000, jadi terkumpul Rp 75.000 sesuai harga jual, betul?

Selanjutnya uang itu diserahkan ke calo sejumlah uang tersebut (Rp 75.000). Dan calo itu ternyata ngasih ke pedagangnya Rp 70.000 (dapet diskon Rp 5.000).

Lalu uang diskon Rp 5.000 itu dibagi ke 3 pemuda tadi @ Rp 1.000 dan sisanya Rp 2.000 buat si calo. Sampai sini masih nyambung?

Disini permasalahannya:

  • Berarti masing-masing pemuda ngantongin Rp 1.000.
  • Dengan kata lain seharusnya uang yang dikumpulkan oleh masing2 pemuda tadi Rp 25.000 – Rp 1.000 = Rp 24.000
  • Jika masing-masing pemuda harus membayar @ Rp 24.000 jadi perhitungan matematika, 3 X Rp 24.000 = Rp 72.000, bener dong?

Sekarang hitung kembali, Rp 2.000 (punyanya Si Calo) + Rp 72.000 (total dikumpulkan dari tiga Pemuda) = Rp 74.000. Pertanyaannya, kok gak genap Rp 75.000 ya?

KEMANA SISA UANG YANG Rp 1.000? Hayoo…



Jawabannya sudah saya berikan dibagian komentar, di postingan temen saya tadi. Penjelasan lebih lengkap, nanti saya posting terpisah.

Atau jika Anda memiliki jawaban yang lebih ok, silahkan kasih komentar.

11 thoughts on “Membantu Temen, Nyari Uang Seribu Rupiah

  1. dzaia-bs

    namanya juga calo…
    tuh 3 orang dibo’ongin mau aja…

    dari pertama juga udah aneh…
    1. kalo harganya 75.000, terus dikurangin 2.000 sama si calo, tiap orang bakal dapet 24.333… bukan 24.000 –> seribu yg ilang itu ada di sini (24.333-24.000) x 3 = 1.000
    2. kadang2 kita ketipu sama 75.000-nya, padahal perhitungan yg dipake yg 70.000-nya…
    (24.000×3) – 2.000(yg diambil calo) = 70.000

  2. cecep

    @verdy: masa harus cari ke cimone :D

    kabarku baik-baik saja, tapi sudah jarang lewat cimone sekarang. pindah arah menuju cipondoh :D

Comments are closed.