In Google We Trust

Setelah membaca tulisan Fixer Dave, In Google We Trust, saya jadi sedikit berpikir apakah kita sudah siap ketika suatu saat google berubah jadi “evil”.

Saya sendiri sekarang seorang pengguna gmail, google apps (gmail hosting), membaca rss feed menggunakan google reader, tracking statistik web menggunakan google analytics, kadang pakai google webmaster tools, jadi pelanggan milist yang di hosting di googlegroups, dan tentu saja tidak bisa lepas dari pencarian di mesin pencari google.

Saya (dan mungkin Anda), mungkin telah amat bergantung pada Google. Dan mungkin sudah saatnya bertanya-tanya, apakah kita sudah siap jika suatu saat google menghentikan beberapa servicenya? Apakah sudah siap jika suatu saat Google merubah kebijakan seputar service yang mereka berikan?

5 thoughts on “In Google We Trust

  1. Ria

    klo google udah nyeleneh kita percayanya sama siapa dunk?
    harus balik lagi sama diktat2 yg segede2 meja itu? dan harus sering2 ngecek toko buku nyari update terbaru :D

    1. Ria

      yeeeeeeeeee……iya a'
      coba google memberhentikan search engine nya??? kebayang kan nyari manual kemana….emang sih ada yahoo dan yg lain tp kan tetep aja beda :D

Comments are closed.