In Google We Trust

Setelah membaca tulisan Fixer Dave, In Google We Trust, saya jadi sedikit berpikir apakah kita sudah siap ketika suatu saat google berubah jadi “evil”.

Saya sendiri sekarang seorang pengguna gmail, google apps (gmail hosting), membaca rss feed menggunakan google reader, tracking statistik web menggunakan google analytics, kadang pakai google webmaster tools, jadi pelanggan milist yang di hosting di googlegroups, dan tentu saja tidak bisa lepas dari pencarian di mesin pencari google.

Saya (dan mungkin Anda), mungkin telah amat bergantung pada Google. Dan mungkin sudah saatnya bertanya-tanya, apakah kita sudah siap jika suatu saat google menghentikan beberapa servicenya? Apakah sudah siap jika suatu saat Google merubah kebijakan seputar service yang mereka berikan?

  1. Google Linux Software Repositories
  2. Bahasa Indonesia di Aplikasi FOSS, Masih Perlukah?
  3. Minta Maaf Saja Belum Cukup
This entry was posted in Berbagi Tautan, Kolom Opini and tagged . Bookmark the permalink.
  • http://ria.choosen.net Ria

    klo google udah nyeleneh kita percayanya sama siapa dunk?
    harus balik lagi sama diktat2 yg segede2 meja itu? dan harus sering2 ngecek toko buku nyari update terbaru :D

    • http://intensedebate.com/people/ngadimin ngadimin

      perasaan inti tulisannya bukan spt itu deh :P

    • http://ria.choosen.net Ria

      yeeeeeeeeee……iya a'
      coba google memberhentikan search engine nya??? kebayang kan nyari manual kemana….emang sih ada yahoo dan yg lain tp kan tetep aja beda :D

    • http://intensedebate.com/people/ngadimin ngadimin

      iya deh :D

  • http://carbulletins.com/luxurious-ride-with-bmw-m5.html bmw m5

    wah.. baru sadar nih.. saya juga ketergantungan sama google.. ngak kebayang dah kalo google tutup…