Ikut Menderita Gara-Gara Perubahan Jalur di Cawang

Yang saya maksud bukan jalur angkot, atau jalur kendaraan pribadi. Itu sih tidak ada yang berubah ya. Yang berubah adalah jalur bis luar kota.

Yang saya rasakan sendiri adalah Bis Primajasa jurusan Garut – Lebak Bulus yang dulunya keluar di Cawang UKI, sekarang jalurnya diubah. Sekarang kalau dari arah Cikampek menuju Jakarta, jalurnya diubah ke Tol Cikunir, dan keluar di Pasar Rebo.

Efeknya? Mungkin buat yang tinggal di daerah Pasar Rebo dan sekitarnya jadi lebih cepet. Tapi buat saya, artinya itu nambah 1 jam lagi! Yang biasanya tinggal turun di Cawang, lalu pilih ojek dan langsung menuju kantor di Gatot Subroto Semanggi, sekarang tidak bisa lagi. Yang biasanya dari garut jam 6 pagi, bisa nyampe di kantor jam 10 siang (paling telat), eh sekarang jam 11 baru bisa nyampe kantor. Parah…

Jadi inget tulisan Paman Tyo, dan sepertinya saya harus membiasakan diri saja. Gak akan protes, gak akan setuju. Mari bersikap apatis, dan selalu mencoba untuk membiasakan diri dengan semua kebijakan baru. Orang Indonesia memang harus dituntut bisa beradaptasi dengan semua perubahan, termasuk ganti presiden mungkin? :P

3 thoughts on “Ikut Menderita Gara-Gara Perubahan Jalur di Cawang

  1. ngadimin

    masa sih? kampanye tuh kayak begini,

    mari kita LANJUTKAN pemerintahan yang bersih, adil dan PRO RAKYAT, dengan LEBIH CEPAT DAN LEBIH BAIK.

    hahaha

Comments are closed.