Mbah Surip dan Media yang Memanfaatkannya

“Tapi sekarang Mbah Surip sudah menjadi industri. Dia sudah menjadi ‘budak’ yg bikin orang makmur. Bayangkan tivi-tivi memanfaatkan dia, sehari bisa 6 episode. Dan mereka gak pernah mau tahu kalau Mbah Surip sudah tua dan masih menggunakan motor ke mana-mana,” tegas Bertha lagi.

Kini Bertha mengaku miris melihat Mbah Surip yang tumbang di masa kejayaannya. “Akhirnya ia diperas habis-habisan. Saat ini saya dalam kesedihan mutlak,” imbuhnya lagi.

Sumber: detik.com

Saya sangat setuju dengan pendapatnya Mbak Bertha, dan memang begitulah dunia pertelevisian di Indonesia :(

5 thoughts on “Mbah Surip dan Media yang Memanfaatkannya

  1. ahaha

    Kalau memang begitu situasinya, Mbah Surip juga ikut andil sebagai penyebab. Bisa jadi karena dia serakah, ingin meraup keuntungan sebanyak mungkin? Apa mungkin karena beliau sudah silau dengan kekayaan sehingga ingin lebih banyak lagi?

    Orang jawa bilang "Tumbu oleh tutup" …

    Bisa jadi demikian bukan?

  2. ngadimin

    bisa jadi seperti itu bisa juga tidak. saya tidak mengenal sosok mbah surip, tapi kalau dilihat dari jauh, sebatas penglihatan dari tv, dia bukan tipikal orang yang matre.

    yang perlu dicurigai adalah orang-orang disekitar beliau, yang memaksa beliau untuk terus mengisi jadwal yang super padat. ya, bisa dilihat sebentar lagi, siapa yang bakal ribut memperebutkan hak waris utk hasil RBT lagu-lagu Mbah Surip :D

  3. Ki Syafrudin

    Saya juga cenderung pada pendapat Kang Ngadimin.

    Ketika orang “sederhana” mendadak ngetop, yang perlu diwaspadai memang kisruh rebutan makmur oleh orang – orang di sekitarnya.
    Mirip seperti kisruh rebutan di sekitar Ponari.

  4. ngadimin

    betul Ki, tepat sekali. itu yang saya maksudkan. seperti pepatah, ada gula ada semut, Mbah Surip kaya, orang-orang sekitar menyemut :D

  5. yansen

    ikut nimbrung ah..
    dan yang belih parahnya lagi, ada keluarga yang tidak mengakui mbah surip sebagai keluarganya ketika perekonomian mbah surip sedang sulit…
    tapi pas udah jadi milyarder ikut rebutan warisan juga…
    itulah sifat manusia, lupa akan kodratnya
    :d

Comments are closed.