ISP Mana Saja yang Nutup Port 25?

Ceritanya salah satu user saya komplen. Katanya gak bisa ngirim email pake smtp yang sudah diset di kantor. Setelah cek-sana sini, dan konfirmasi bolak-balik, akhirnya disimpulkan koneksi dari komputer dia ke port 25 di smtp kantor, gak bisa. Dia waktu itu pake IndosatM2.

Beberapa minggu kemudian, saya mau membalas email pagi-pagi banget, sebelum berangkat ke kantor. Lama… email gak ke kirim-kirim, dan akhirnya di cancel saja. Ternyata setelah di cek, sama seperti kasus user di atas, port 25 di smtp kantor tidak bisa saya akses. Waktu itu saya pake SMART.

Beberapa hari setelah kasus saya, ada lagi user yang komplen tidak bisa kirim email dari rumah. Dan tebakan Anda tepat! Port 25 di block juga. User yang ini pakai FastNet.

Jadi sudah ada 3 ISP yang mem block outgoing connection ke port 25. Entah alasannya apa, tapi yang saya sesalkan kok tidak ada sosialisai ke pengguna ISP tersebut. Padahal jelas-jelas port 25 itu sangat penting, karena kebanyakan konfigurasi pengiriman email masih menggunakan port itu.

Pertanyaannya sekarang, ISP mana lagi menyusul?

16 thoughts on “ISP Mana Saja yang Nutup Port 25?

  1. ngadimin

    pengguna gmail pasti pake port itu, karena google hanya menyediakan port 465 utk SMTP SSL.

    tapi kan ada juga yang pake port 25 + TLS, atau bahkan kebanyakan masih pada pake port 25 tanpa TLS. repotnya buat admin, harus jelasin kalau memang kesalahan ada disisi client, dan bukan gara-gara server email saya yang masalah :D

  2. Dedhi

    Contoh yang anda ambil kan semuanya SMTP services dari company tempat user bekerja. Ya gampang tho, pindah sendiri ke SMTP SSL. Kalo mau SMTP TLS, ya gak perlu stuck di port 25, pindah sendiri ke port 465, 1001, 6666 gak ada yg melarang toh?
    IMHO menurut saya, membiarkan port 25 hanya untuk komunikasi antar SMTP server. Sementara MUA dan SMTP server pakai port dan mekanisme lain yang lebih secure (lebih ke authentication, daripada encryptionnya).

  3. Dedhi

    mengurangi resiko spammer. Jadi port 25 hanya untuk sesama SMTP server saja. Sementara user MUA ke SMTP server pakai protocol lain yang lebih secure, seperti SMTP over SSL

  4. ngadimin

    Sebetulnya saya cuma mau cerita, user sebelumnya gak ada masalah dengan pengiriman email ke smtp server menggunakan port 25. Tiba-tiba ditengah jalan user gak bisa kirim email lagi, menggunakan konfigurasi yang sebelumnya sudah berjalan dengan baik.

    User bingung, ini karena server tujuan yang bermasalah, koneksi internet yang bermasalah atau hal lain. Setelah dicek sana-sini yang agak rumit (karena konfirmasi via telp dan SMS), akhirnya disimpulkan masalah ada di port 25 yang diblock oleh ISP yang digunakan user.

    Solusi untuk akses ke server yang saya kelola, user disarankan untuk mengganti ke port SMTP SSL. Untuk akses ke smtp server lain yang tidak saya kelola, saya cuma bisa menginformasikan kalau akses port 25 dari koneksi internet yang user gunakan saat itu, ada kemungkinan di block.

  5. ngadimin

    kalau begitu, di Indonesia juga harusnya diterapkan begini. tapi gak boleh ujug-ujug di block tanpa kasih tau ya. bikin bingung usernya ntar :D

    karena di Indonesia itu kalau ada masalah dengan sesuatu, dugaan pertama pasti koneksinya (saking tidak reliable nya koneksi inet di indonesia hahaha).

  6. dikshie

    hampir semua ISP menerapkan rekomendasi tsb.
    rekomendasi tsb juga diadopsi oleh pemerintah. jadi ada semacam
    SK rekomendasi gitu dari pemerintah utk outbound port 25 blocking.
    kalau di jepang langganan internet, user hampir pasti dpt guidance book yng isinya: gimana cara setting home router (PPPoE), kalau tdk pake home router langsung ke PC gimana caranya setting PPPoE di PC/Mac, terus setting DNS, setting mail client (outlook, thunderbird, etc), masalah virus/spam, etc. ndak tau kalau di indonesia. :)

  7. Ria

    tapi kan tetep aja harus ada sosialisasi :D
    kalau telkomsel pada pindah…wedew…bisa di pastikan aku akan kebanjiran telp :D

  8. ngadimin

    di Indonesia juga ada panduannya. panduan untuk koneksi internet via modem yang disertakan.

    sisanya, untuk konfigurasi pop3 dll rasanya gak ada. lagi pula yang memblock port 25 juga tidak ada konfirmasi apa-apa, kecuali usernya berbaik hati kontak ke cs si isp itu. baru lah muncul konfirmasi, "meman sudah sopnya pak, port 25 kami tutup" duh :D

  9. ngadimin

    ya begitulah nasib admin. kadang saat user berada di rumah pun, masih komplen dengan hal yang user anggap berhubungan dengan akses dia ke jaringan kantor :D

  10. Frans

    Ya benar, memang kyknya siy port 25 di block di beberapa ISP di Indonesia. Bahkan port 587 juga ikut2an di block. Alasannya buat membendung arus spamming mail (mail sampah) yg mungkin disalahgunakan oleh spammer. Tapi ada solusinya, pake IceWarp tool. Tools ini bisa dikonfigurasi untuk sending mail (via SMTP) lewat port yg laen selain port 25. Hanya masalahnya dsini adalah perlu adanya tambahan hardware baru sebagai "relay server", dan dari relay server inilah mail akan dikirim ke penerima. Demikian semoga membantu.

  11. Ferri

    trims bos, sy pake telkomsel flash, ke blok terus port 25, bikin kesel, sy coba info dari bos,alhamdulilah lancar banget,trims ya

  12. udet

    Kebetulan saya saat ini masih bekerja di ISP dan untuk pelanggan retail untuk port 25 kita tutup dan diganti dengan submission 587. Hal ini dilakukan karena banyaknya spammer trafik dan mengakibatkan banyaknya IP2 kita yg di blacklist oleh Anti Spam . . Malah di luar negeri port 25 defaultnya di tutup jadi pelanggan yg ingin open hanya by request saja ( lebih strict ). Setelah beberapa bulan kemudian SPAM menurun drastis dan IP2 kita sudah di di black list lagi..Inilah yang menjadi concern ISP2 pada umumnya, smoga bermanfaat.

Comments are closed.