Rutinitas Setelah Instalasi Desktop Linux
November 18th, 2009. Published under Kolom Opini.
Coba Anda perhatikan, tentunya buat yang pernah menginstal desktop linux, ada beberapa hal rutin yang biasa dilakukan setelah instalasi linux untuk keperluan desktop.
- Atur repositori, kalau bisa ada pakai mirror lokal di Indonesia. Hemat bandwidth dan jauh lebih cepet.
- Instal codec-codec multimedia. Biar bisa dengerin musik, memainkan berkas mp3.
- Instal codec multimedia untuk film, tidak lupa untuk menginstal VLC juga.
- Instal plugin di firefox, yang paling penting instal flash-plugin dan jre. Plugin lainnya rasanya bisa diabaikan (ada yang masih suka baca pdf di browser?
- Instal font windows, biar ngewebnya bisa lebih enak dilihat mata.
- Yang vga nya pakai Nvidia atau ATI, ada langkah tambahan untuk menginstal binary drivers.
- Hal lainnya seperti menginstal aplikasi tambahan lain, mengatur themes dll.
Jadi mau distronya pakai Fedora, openSUSE atau Ubuntu langkah-langkah tersebut kurang lebih sama. Karena mereka tidak bisa menyertakan hal-hal yang sebetulnya sudah menjadi kebutuhan primer pengguna desktop linux, terhambat oleh batasan-batasan lisensi.
Mari kita kutuk rame-rame!
Kesal karena rutinitas yang gak perlu itu? Soal lisensi codec-codec multimedia, mari kita kutuk rame-rame si RIAA dan MPAA!
Distro linux juga harus dikutuk terkait pemilihan paket default. Misal, kok lebih memilih Totem dibanding VLC. Atau kok lebih memilih Evolution dibanding Thunderbird. Ya ya ya… tentu itu ada unsur subjektifnya juga. Tapi bukankah bisa diukur dengan jumlah penggunanya.
Mari kita sedikit ambil sampel, siapa yang masih pakai Evolution sebagai default mail client di linux? Ayo ngacung!
Related Posts
24 Comments
Vavai on November 18th, 2009
Mozilla Firefox 3.5.3 Windows XPMozilla Firefox 3.5.3 Windows XP
Makanya pilihan remastering jadi salah satu pilihan populer di Indonesia mas
Soal pilihan Evolution dibandingkan Thunderbird, AFAIK, ini karena Evolution merupakan salah satu mail client yang bisa menggunakan feature scheduling & calendar sharing dari Exchange dan mail server kelas enterprise lainnya. Thunderbird memang punya kelebihan di multiple OS support dan untuk fungsi standar email tapi fungsi scheduling & calendaring hanya bisa personal, belum bisa sharing yang ada di Exchange.
CMIIW.
jarwadi on November 19th, 2009
Mozilla Firefox 3.5.5 LinuxMozilla Firefox 3.5.5 Linuxritual seperti itu memang harus kita tunaikan ketika kita memang bener bener mau compy pada aturan open source, repot sih memang
mwillypermana on November 19th, 2009
Mozilla Firefox 3.5.5 Windows XPMozilla Firefox 3.5.5 Windows XP
Masih pakai Evolution, soalnya komputer saya ndak konek ke internet. Lumayan untuk manajemen waktu dan kontak
.
Tapi saya setuju soal Totem, mendingan pakai VLC ;D
Ria on November 19th, 2009
Mozilla Firefox 3.5.5 Ubuntu LinuxMozilla Firefox 3.5.5 Ubuntu Linux
maaf ya…aku pake thunderbird aja a'
ohya mengenai codec2 itu emang bikin kesel, apalagi masalah driver multimedia…huhuhuhuhu menyebalkan kadang2
daliman on November 19th, 2009
Mozilla Firefox 3.5.5 Ubuntu LinuxMozilla Firefox 3.5.5 Ubuntu Linuxsaya kutukk kamu jadi batu
joko on November 19th, 2009
Google Chrome 3.0.195.21 Windows XPGoogle Chrome 3.0.195.21 Windows XPkayanya di blankon codec2nya udah langsung aktif
Koko on November 19th, 2009
Mozilla Firefox 3.5.5 Windows XPMozilla Firefox 3.5.5 Windows XP
wvdial-nya jangan lupa mas ![]()
salam..
ngadimin on November 19th, 2009
Mozilla Firefox 3.5.5 Mac OS XMozilla Firefox 3.5.5 Mac OS XYup, remaster adalah salah satu pilihan.
Mungkin menyediakan paket-paket offline untuk ubuntu-restricted-extras untuk kasus di Ubuntu misalnya, adalah salah satu solusi. Dan beberapa sudah menyediakan paket model spt ini.
Soal evolution untuk akses ke exchange, saya kira bisa dilihatnya begini. Yang butuh evolution buat akses exchange berapa banyak sih. Trus yang lebih memilih thunderbird berapa banyak.
Saya curiganya, yang pake Thunderbird lebih banyak dibanding yang pake Evolution. Tapi ini cuma tebak-tebakan saja. Harusnya ada semacam survey lah ![]()
ngadimin on November 19th, 2009
Mozilla Firefox 3.5.5 Mac OS XMozilla Firefox 3.5.5 Mac OS X
Makanya, mari kita kutuk yang menghambat kemaslahatan umat ini
hahaha
ngadimin on November 19th, 2009
Mozilla Firefox 3.5.5 Mac OS XMozilla Firefox 3.5.5 Mac OS X
Wah ternyata ada yang masih pakai Evolution ya ![]()
ngadimin on November 19th, 2009
Mozilla Firefox 3.5.5 Mac OS XMozilla Firefox 3.5.5 Mac OS X
Yup, mari kita kutuk rame-rame penghambat kemaslahatan umat! ![]()
ngadimin on November 19th, 2009
Mozilla Firefox 3.5.5 Mac OS XMozilla Firefox 3.5.5 Mac OS X
Dan saya tangkis dengan ajian Bandung Bondowoso. Wekkss hahaha ![]()
ngadimin on November 19th, 2009
Mozilla Firefox 3.5.5 Mac OS XMozilla Firefox 3.5.5 Mac OS Xya, termasuk adalah mengkonfigurasi akses internet dari modem 3g. tapi bukankah menggunakan network manager applet sudah lebih dari cukup?
MaksudLo? on November 20th, 2009
Mozilla Firefox 3.5.5 Ubuntu LinuxMozilla Firefox 3.5.5 Ubuntu LinuxEnggak, saya nggak pakai Evolution ataupun Thunderbird (dulu saya pakai T-bird). Setelah merasakan Gmail Labs, sakarang ogah pakai offline client.
Amri Shodiq on November 22nd, 2009
Mozilla Firefox 3.5.5 Windows XPMozilla Firefox 3.5.5 Windows XPKalau nggak mau ngikut acara begituan, Mas Cecep biku distro sendiri aja. Remaster lah dengan paket-paket yang dibutuhkan. Paling jadinya 2 CD kan. Hahahaha.
guh on November 22nd, 2009
Mozilla Firefox 3.5.5 Ubuntu LinuxMozilla Firefox 3.5.5 Ubuntu LinuxSaya masih pakai evolution, hanya untuk kirim email. Kalau baca-baca masih pakai web.
DDN on November 23rd, 2009
Mozilla Firefox 3.5.5 Ubuntu LinuxMozilla Firefox 3.5.5 Ubuntu Linuxmenyebalkan pake evolution soal settingan ribet hehe
snydez on November 26th, 2009
Google Chrome 4.0.223.11 LinuxGoogle Chrome 4.0.223.11 Linux
saya newbie, pakai ubuntu, sama sekali ga melakukan hal itu semua ![]()
@edskywalker on November 27th, 2009
Mozilla Firefox 3.5.4 Windows XPMozilla Firefox 3.5.4 Windows XP
Saya malah nggak pake VLC, lebih senang SMPlayer ![]()
dani on December 13th, 2009
Mozilla Firefox 3.5.5 SuSE LinuxMozilla Firefox 3.5.5 SuSE Linux
Tapi kalo ngga pake ritual itu, rasanya ada yang kurang.
Toh, rentang waktu 6 bulan itu sudah banyak versi baru dirilis. NetworkManager belakangan kok ya bermasalah dengan 3G. Untung di openSUSE 11.2 langsung maketin umtsmon di reponya.
Untuk massal, memang enakan remastering. Untuk kebutuhan sendiri, cukup profil firefox yang saya salin. Codec dan aplikasi lain, enakan milih sendiri sesuai perkembangan software-nya.
VLC, mail client masi yang online. Pidgin atau empathy?
Glipper sering crash di GNOME.
r4lly on December 14th, 2009
Mozilla 1.9.1.5 LinuxMozilla 1.9.1.5 LinuxKalo saya mas ga install 2 ulang kompi, hehehe , kalo email pake icedove ( thunderbird ) bawa'an zenwalk 6.2 , repo simpang di hardisk , muanteb.
Michelle on April 20th, 2010
Internet Explorer 8.0 Windows VistaInternet Explorer 8.0 Windows VistaEnggak, saya nggak pakai Evolution ataupun Thunderbird (dulu saya pakai T-bird). Setelah merasakan Gmail Labs, sakarang ogah pakai offline client.
Sarah on April 28th, 2010
Internet Explorer 8.0 Windows VistaInternet Explorer 8.0 Windows Vistamenyebalkan pake evolution soal settingan ribet hehe

Tweets that mention Rutinitas Setelah Instalasi Desktop Linux | Cecep Mahbub -- Topsy.com on November 19th, 2009
Unknown browserUnknown browser[...] This post was mentioned on Twitter by indonesiasatu, Planet Terasi. Planet Terasi said: Cecep Mahbub: Rutinitas Setelah Instalasi Desktop Linux: Coba Anda perhatikan, tentunya buat yang pernah menginstal … http://bit.ly/JTvde [...]