<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Cecep Mahbub</title>
	<atom:link href="http://ngadimin.org/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ngadimin.org</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 11 Mar 2010 15:28:17 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Mencari tahu besar email yang bisa diterima oleh server tujuan</title>
		<link>http://ngadimin.org/2010/03/11/mencari-tahu-besar-email-yang-bisa-diterima-oleh-server-tujuan/</link>
		<comments>http://ngadimin.org/2010/03/11/mencari-tahu-besar-email-yang-bisa-diterima-oleh-server-tujuan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Mar 2010 15:24:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cecep</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ngoprek]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Linux]]></category>
		<category><![CDATA[email]]></category>
		<category><![CDATA[size]]></category>
		<category><![CDATA[telnet]]></category>
		<category><![CDATA[ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ngadimin.org/?p=1631</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin suatu ketika Anda ingin mengirim email ke seorang teman dengan alamat email tertentu. Dan dalam email itu Anda ingin menyertakan beberapa berkas dokumen yang lumayan besar.
Sekarang permasalahannya apakah server tujuan bisa menerima email Anda atau tidak. Karena email server biasanya membatasi besar email yang bisa diterima. Bisa saja Anda kirim dulu dengan perkiraan kalau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin suatu ketika Anda ingin mengirim email ke seorang teman dengan alamat email tertentu. Dan dalam email itu Anda ingin menyertakan beberapa berkas dokumen yang lumayan besar.</p>
<p>Sekarang permasalahannya apakah server tujuan bisa menerima email Anda atau tidak. Karena email server biasanya membatasi besar email yang bisa diterima. Bisa saja Anda kirim dulu dengan perkiraan kalau kelebihan, nanti ada pesan bounce/error dari server tujuan. Tapi masa kirim email kok pakai coba-coba (halah kemakan iklan nih, hahaha).</p>
<p>Dari pada coba-coba mending kita tanya ke servernya langsung. Misal, kita ingin tahu berapa besar email yang bisa diterima oleh domain cbn.net.id.</p>
<p>Pertama cari tahu dulu, server mana yang harus kita cek. Mau kirim email kan? Cek MX record untuk domain tersebut.</p>
<pre>dig mx cbn.net.id

[dipotong...]
;; ANSWER SECTION:
cbn.net.id.             8185    IN      MX      20 mx.cbn.net.id.
[dipotong...]
</pre>
<p>Dapet, server yang harus di cek adalah mx.cbn.net.id, sekarang mari kita tanya ke servernya.</p>
<pre>telnet mx.cbn.net.id 25

Trying 125.208.145.26...
Connected to mx.cbn.net.id.
Escape character is '^]'.
220 mx.cbn.net.id ESMTP
<strong>helo cecep.ngadimin.org</strong>
250 mx.cbn.net.id
<strong>ehlo cecep.ngadimin.org</strong>
250-mx.cbn.net.id
250-8BITMIME
250 <span style="color: #ff0000;">SIZE 10485760</span></pre>
<p>Servernya jawab, kalau email yang bisa dia terima itu besarnya 10485760 byte (~10MB). </p>
<p>Dengan cara yang sama kita bisa tahu kalau gmail bisa menerima email s.d ~35MB, Hotmail 29MB, ngadimin.org ~35MB (dihosting di google jg, pake google apps).</p>
<p><strong>Catatan:</strong> tidak semua server bisa dicek seperti itu. Seperti yahoo misalnya, begitu di telnet langsung di close (kayaknya dia pakai proteksi semacam greylisting). Dan tidak semua smtp server memberikan informasi SIZE yang kita tanya tadi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngadimin.org/2010/03/11/mencari-tahu-besar-email-yang-bisa-diterima-oleh-server-tujuan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mencoba Kembali Paket Internet dari IM2</title>
		<link>http://ngadimin.org/2010/01/23/mencoba-kembali-paket-internet-dari-im2/</link>
		<comments>http://ngadimin.org/2010/01/23/mencoba-kembali-paket-internet-dari-im2/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Jan 2010 15:04:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cecep</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kolom Opini]]></category>
		<category><![CDATA[im2]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[mobi]]></category>
		<category><![CDATA[smart]]></category>
		<category><![CDATA[ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ngadimin.org/?p=1624</guid>
		<description><![CDATA[Setelah berhenti berlangganan IM2 sekitar 7 bulan yang lalu, dan berganti ke SMART, hari ini saya mencoba menjajaki kembali layanan Internet dari IM2. Penyebabnya sederhana, layanan Internet dari SMART yang saya gunakan sudah mulai masuk ke tahap yang agak menyebalkan juga. Mungkin di daerah kost-kostan saya (sekitar Mega Kuningan Jakarta), sudah terlalu penuh sesak sama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah berhenti berlangganan IM2 sekitar 7 bulan yang lalu, dan berganti ke SMART, hari ini saya mencoba menjajaki kembali layanan Internet dari IM2. Penyebabnya sederhana, layanan Internet dari SMART yang saya gunakan sudah mulai masuk ke tahap yang agak menyebalkan juga. Mungkin di daerah kost-kostan saya (sekitar Mega Kuningan Jakarta), sudah terlalu penuh sesak sama pemakai SMART.</p>
<div id="attachment_1627" class="wp-caption aligncenter" style="width: 410px"><a href="http://ngadimin.org/wp-content/uploads/2010/01/im2.jpeg"><img src="http://ngadimin.org/wp-content/uploads/2010/01/im2.jpeg" alt="" title="im2" width="400" height="238" class="size-full wp-image-1627" /></a><p class="wp-caption-text">IM2 Broom Bastis!</p></div>
<p><strong>Membeli Paket Prabayar IM2</strong></p>
<p>Langkah pertama, saya mencari kartu perdana prabayar IM2. Tadinya saya mau ke Plasa Semanggi, disana kan ada counter IM2 Broadband Center. Tapi karena kepikiran mo sekalian belanja di Carrefour saya pilih ke Ambasador saja.</p>
<p><span id="more-1624"></span><br />
Saya beli di counter Koepoe Koepoe di lantai satu. Satu-satunya tempat yang saya temui yang menjual paket IM2. Di atas sih ada banyak yang jual SMART, rata-rata dibundel sama paket modem EVDO nya, selain tentu bisa juga beli di Gallery SMART di Lantai 3. </p>
<p>Ok, balik lagi ke cerita membeli paket prabayar. Selama saya mengaktivasi IM2, ada banyak orang yang membeli modem MOBI &#038; SMART. Luar biasa, sepertinya animo warga Jakarta untuk menikmati layanan Internet sangat besar. Dan wajar juga koneksi SMART saya semakin dodol surodol <img src='http://ngadimin.org/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
<p>Yang beli IM2? gak ada! Malah si penjaga counternya juga seolah tidak percaya masih ada yang mencari paket IM2. Hahaha. Sepertinya IM2 sudah mendapatkan karma, seperti sudah diberi label layanan internetnya sering error, lambat dan lainnya yang jelek-jelek. Seperti yang terekam di blog ini, <a href="http://ngadimin.org/2009/02/23/indosatm2-dibantai-di-detik/">IndosatM2 dibantai di detik</a> atau <a href="http://ngadimin.org/2009/01/22/sejak-promo-murah-koneksi-im2-sangat-tidak-stabil/">Sejak Promo Murah Koneksi IM2 Sangat Tidak Stabil</a>.</p>
<p><strong>Koneksi Internet IM2</strong></p>
<p>Saya sudah memakainya selama 3 jam lebih. Dan selama pemakaian ini tidak ada permasalahan. Waktu dial lancar, setelah terkoneksi gak masalah. Sinyal selalu stabil di HSDPA, kecepatan internet juga stabil di kisaran 256kbps seperti yang dijanjikan (saya mengaktifkan paket unlimited yang dibatasi di 256kbps).</p>
<p>Hasil test dari speedtest.net bisa dilihat di bawah ini.</p>
<p><img src="http://www.speedtest.net/result/692058613.png" alt="Speed Test" /></p>
<p>Untuk sementara ini, saya kira IM2 berhasil memperbaiki kinerjanya. SMART dan MOBI yang sekarang lagi booming dengan paket unlimited dan kecepatan yang luar biasa (dulu saya sering dapet kecepatan lebih dari 1 Mbps), harusnya secara rutin mereview kapasitas internet mereka. Baik dari segi perangkat jaringan/BTS ataupun dari bandwidth internet di backbone internet mereka. </p>
<p>Layanan unlimited seringkali manis di awal, tapi menderita di akhir. Di awal tahun 2009, waktu rame-ramenya masalah kapasitas IM2 yang overload, banyak pakar internet termasuk dari pihak regulator yang mengusulkan adanya standar layanan untuk internet broadband. Tapi entah sudah sampai mana itu dijabarkan. Seringnya terlupakan dengan alasan klasik, itu program mentri yang lama <img src='http://ngadimin.org/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngadimin.org/2010/01/23/mencoba-kembali-paket-internet-dari-im2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kalau SMART lagi layak pakai</title>
		<link>http://ngadimin.org/2009/12/17/kalau-smart-lagi-layak-pakai/</link>
		<comments>http://ngadimin.org/2009/12/17/kalau-smart-lagi-layak-pakai/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Dec 2009 17:02:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cecep</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kolom Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ngadimin.org/?p=1612</guid>
		<description><![CDATA[
Beginilah seharusnya internet yang layak pakai itu. Sayangnya tidak setiap waktu dapet koneksi seperti ini. 
UPDATE: 17 Desember 2009 jam 10:56, di Garut dapet EVDO 1536kbps huhuy! Kayaknya yang di sekitar kost-kostan di Jakarta populasinya sudah terlalu padat hahaha.
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-full wp-image-1614" title="Screen shot 2009-12-16 at 11.41.37 PM" src="http://ngadimin.org/wp-content/uploads/2009/12/Screen-shot-2009-12-16-at-11.41.37-PM1.png" alt="Screen shot 2009-12-16 at 11.41.37 PM" width="500" height="364" /></p>
<p>Beginilah seharusnya internet yang layak pakai itu. Sayangnya tidak setiap waktu dapet koneksi seperti ini. </p>
<p>UPDATE: 17 Desember 2009 jam 10:56, di Garut dapet EVDO 1536kbps huhuy! Kayaknya yang di sekitar kost-kostan di Jakarta populasinya sudah terlalu padat hahaha.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngadimin.org/2009/12/17/kalau-smart-lagi-layak-pakai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Django DebugFooter Middleware</title>
		<link>http://ngadimin.org/2009/11/26/django-debugfooter-middleware/</link>
		<comments>http://ngadimin.org/2009/11/26/django-debugfooter-middleware/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Nov 2009 18:34:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cecep</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Linux]]></category>
		<category><![CDATA[django]]></category>
		<category><![CDATA[snippet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ngadimin.org/?p=1602</guid>
		<description><![CDATA[Saya ingin memasang DebugFooter di django. Dan ternyata malah muncul error: 
[Wed Nov 25 20:28:01 2009] [error] [client 127.0.0.1]     response = middleware_method(request)
[Wed Nov 25 20:28:01 2009] [error] [client 127.0.0.1]   File "/sites/blog/../blog/debug_middleware.py", line 100, in process_r
equest
[Wed Nov 25 20:28:01 2009] [error] [client 127.0.0.1]     dispatcher.connect(
[Wed Nov 25 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya ingin memasang <a href="http://www.djangosnippets.org/snippets/766/">DebugFooter</a> di django. Dan ternyata malah muncul error: </p>
<pre>[Wed Nov 25 20:28:01 2009] [error] [client 127.0.0.1]     response = middleware_method(request)
[Wed Nov 25 20:28:01 2009] [error] [client 127.0.0.1]   File "/sites/blog/../blog/debug_middleware.py", line 100, in process_r
equest
[Wed Nov 25 20:28:01 2009] [error] [client 127.0.0.1]     dispatcher.connect(
[Wed Nov 25 20:28:01 2009] [error] [client 127.0.0.1] AttributeError: 'module' object has no attribute 'connect'
</pre>
<p>Setelah googling, dan menemukan artikel <a href="http://code.djangoproject.com/wiki/BackwardsIncompatibleChanges">backwards-incompatible changes</a> dari versi 0.96 ke 1.0, dibagian Signal refactoring dijelaskan ada perubahan kode. </p>
<p>Singkat cerita, saya akhirnya bisa memasang DjangoFooter middleware. Saya pakai <a href="http://www.djangosnippets.org/snippets/799/">versi yang sedikit diubah</a>, lalu saya sempurnakan lagi agar berfungsi dengan baik di django 1.0 ke atas.</p>
<p>Kodenya bisa Anda lihat di djangosnippets <a href="http://www.djangosnippets.org/snippets/1816/">1816</a>.</p>
<p><strong>Cara Pakai</strong></p>
<p>Misal, project yang Anda buat di django adalah blog, dan path nya di /sites/blog. Simpan kode tadi ke /sites/blog/debug_middleware.py.</p>
<p>Lalu tambahkan di /sites/blog/settings.py</p>

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="python" style="font-family:monospace;">MIDDLEWARE_CLASSES = <span style="color: black;">&#40;</span>
    ...
    <span style="color: #483d8b;">'blog.debug_middleware.DebugFooter'</span>,
<span style="color: black;">&#41;</span></pre></div></div>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngadimin.org/2009/11/26/django-debugfooter-middleware/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rutinitas Setelah Instalasi Desktop Linux</title>
		<link>http://ngadimin.org/2009/11/18/rutinitas-setelah-instalasi-desktop-linux/</link>
		<comments>http://ngadimin.org/2009/11/18/rutinitas-setelah-instalasi-desktop-linux/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 16:55:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cecep</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kolom Opini]]></category>
		<category><![CDATA[fedora]]></category>
		<category><![CDATA[linux]]></category>
		<category><![CDATA[opensuse]]></category>
		<category><![CDATA[ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ngadimin.org/?p=1592</guid>
		<description><![CDATA[Coba Anda perhatikan, tentunya buat yang pernah menginstal desktop linux, ada beberapa hal rutin yang biasa dilakukan setelah instalasi linux untuk keperluan desktop. 

Atur repositori, kalau bisa ada pakai mirror lokal di Indonesia. Hemat bandwidth dan jauh lebih cepet.
Instal codec-codec multimedia. Biar bisa dengerin musik, memainkan berkas mp3.
Instal codec multimedia untuk film, tidak lupa untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Coba Anda perhatikan, tentunya buat yang pernah menginstal desktop linux, ada beberapa hal rutin yang biasa dilakukan setelah instalasi linux untuk keperluan desktop. </p>
<ul>
<li>Atur repositori, kalau bisa ada pakai mirror lokal di Indonesia. Hemat bandwidth dan jauh lebih cepet.</li>
<li>Instal codec-codec multimedia. Biar bisa dengerin musik, memainkan berkas mp3.</li>
<li>Instal codec multimedia untuk film, tidak lupa untuk menginstal VLC juga.</li>
<li>Instal plugin di firefox, yang paling penting instal flash-plugin dan jre. Plugin lainnya rasanya bisa diabaikan (ada yang masih suka baca pdf di browser?</li>
<li>Instal font windows, biar ngewebnya bisa lebih enak dilihat mata.</li>
<li>Yang vga nya pakai Nvidia atau ATI, ada langkah tambahan untuk menginstal binary drivers.</li>
<li>Hal lainnya seperti menginstal aplikasi tambahan lain, mengatur themes dll.</li>
</ul>
<p>Jadi mau distronya pakai Fedora, openSUSE atau Ubuntu langkah-langkah tersebut kurang lebih sama. Karena mereka tidak bisa menyertakan hal-hal yang sebetulnya sudah menjadi kebutuhan primer pengguna desktop linux, terhambat oleh batasan-batasan lisensi. </p>
<h3>Mari kita kutuk rame-rame!</h3>
<p>Kesal karena rutinitas yang gak perlu itu? Soal lisensi codec-codec multimedia, mari kita kutuk rame-rame si RIAA dan MPAA! </p>
<p>Distro linux juga harus dikutuk terkait pemilihan paket default. Misal, kok lebih memilih Totem dibanding VLC. Atau kok lebih memilih Evolution dibanding Thunderbird. Ya ya ya&#8230; tentu itu ada unsur subjektifnya juga. Tapi bukankah bisa diukur dengan jumlah penggunanya.</p>
<p>Mari kita sedikit ambil sampel, siapa yang masih pakai Evolution sebagai default mail client di linux? Ayo ngacung!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngadimin.org/2009/11/18/rutinitas-setelah-instalasi-desktop-linux/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Akses Internet SMART Putus Tiap 30 Detik</title>
		<link>http://ngadimin.org/2009/10/11/akses-internet-smart-putus-tiap-30-detik/</link>
		<comments>http://ngadimin.org/2009/10/11/akses-internet-smart-putus-tiap-30-detik/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Oct 2009 07:35:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cecep</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kolom Opini]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[smart]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ngadimin.org/?p=1583</guid>
		<description><![CDATA[Dua hari ini, saya mendeteksi akses internet SMART mulai bermasalah. Akses web seperti biasa sih terasa normal. Masalah mulai muncul jika mendownload file, atau akses Yahoo Messenger, atau kalau saya sendiri akses ssh ke server selalu terputus. Dan setelah ditest, terputusnya itu tepat di detik ke-30.
Untuk Yahoo Messenger saya tidak bisa menghitungnya. Tapi untuk akses [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dua hari ini, saya mendeteksi akses internet SMART mulai bermasalah. Akses web seperti biasa sih terasa normal. Masalah mulai muncul jika mendownload file, atau akses Yahoo Messenger, atau kalau saya sendiri akses ssh ke server selalu terputus. Dan setelah ditest, terputusnya itu tepat di detik ke-30.</p>
<p>Untuk Yahoo Messenger saya tidak bisa menghitungnya. Tapi untuk akses ssh mudah sekali bikin timernya. Pake perintah time saja.</p>
<pre>time ssh hostname.server-saya.com</pre>
<p>Lalu saya tunggu beberapa saat, dan setelah diskonek muncul tampilan seperti di bawah ini.</p>
<pre>Read from remote host hostname.server-saya.com: Connection reset by peer
Connection to hostname.server-saya.com closed.

real	0m30.312s
user	0m0.018s
sys	0m0.007s</pre>
<p>Sebelum Anda bertanya atau mengira ini adalah masalah di ssh server saya. Saya sudah pastikan bukan masalah konfigurasi idle atau timeout di ssh server. Saya juga mencobanya ke tiga network yang berbeda. Hasilnya sama saja, akses ssh terputus di detik ke-30.</p>
<p>Untuk yahoo messenger, juga sama. Setelah list temen saya muncul, yahoo messenger tiba-tiba diskonek lagi. Dugaan sementara sih, semua akses TCP mengalami gejala yang sama, terputus di detik ke-30.</p>
<p>Saya sudah mengirim email ke customercare@smart-telecom.co.id, sudah ada jawaban standar, &#8220;masalah sudah kami tindak lanjuti ke bagian yang terkait&#8221;. Tapi sampai dengan hari ini masalah ini masih tetap ada.</p>
<p>Mudah-mudahan bisa solve secepatnya, dan gak berakhir seperti kasus IndosatM2 yang bikin saya bener-bener merasa kesel. Sementara ini gak bisa berbuat apa-apa karena sudah terjebak kontrak satu tahun. Duh! <img src='http://ngadimin.org/smilies/yahoo_sad.gif' alt='&#58;&#40;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#40;' /></p>
<p>UPDATE: 12 Oktober 2009, malemnya saya coba akses internet. Akses ssh ataupun yahoo messenger tidak mengalami masalah putus-nyambung lagi. Koneksi lancar jaya. Tapi kalau lambat itu urusan lain ya hehe. Setidaknya putus pada detik ke-30 sudah tidak terjadi lagi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngadimin.org/2009/10/11/akses-internet-smart-putus-tiap-30-detik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sedikit Catatan Seputar Squid NTLM auth di Ubuntu</title>
		<link>http://ngadimin.org/2009/09/27/sedikit-catatan-seputar-squid-ntlm-auth-di-ubuntu/</link>
		<comments>http://ngadimin.org/2009/09/27/sedikit-catatan-seputar-squid-ntlm-auth-di-ubuntu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Sep 2009 18:02:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cecep</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Linux]]></category>
		<category><![CDATA[ntlm_auth]]></category>
		<category><![CDATA[squid]]></category>
		<category><![CDATA[ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ngadimin.org/?p=1569</guid>
		<description><![CDATA[Jika Anda mengkonfigurasi autentikasi di squid menggunakan ntlm_auth, seperti contoh di bawah ini.
auth_param ntlm program /usr/bin/ntlm_auth --helper-protocol=squid-2.5-ntlmssp
auth_param ntlm children 5
auth_param ntlm max_challenge_reuses 0
auth_param ntlm max_challenge_lifetime 2 minutes
auth_param ntlm use_ntlm_negotiate off

auth_param basic program /usr/bin/ntlm_auth --helper-protocol=squid-2.5-basic
auth_param basic children 5
auth_param basic realm Squid proxy-caching web server
auth_param basic credentialsttl 2 hours
Di ubuntu, jika Anda cari ada dua ntlm_auth, pertama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika Anda mengkonfigurasi autentikasi di squid menggunakan ntlm_auth, seperti contoh di bawah ini.</p>
<pre>auth_param ntlm program /usr/bin/ntlm_auth --helper-protocol=squid-2.5-ntlmssp
auth_param ntlm children 5
auth_param ntlm max_challenge_reuses 0
auth_param ntlm max_challenge_lifetime 2 minutes
auth_param ntlm use_ntlm_negotiate off

auth_param basic program /usr/bin/ntlm_auth --helper-protocol=squid-2.5-basic
auth_param basic children 5
auth_param basic realm Squid proxy-caching web server
auth_param basic credentialsttl 2 hours</pre>
<p>Di ubuntu, jika Anda cari ada dua ntlm_auth, pertama yang dibawa oleh paket squid. Dan yang kedua yang dibawa dari paket winbind. Dan untuk konfigurasi di atas, yang digunakan adalah ntlm_auth dari paket winbind.</p>
<p>Dan path yang tepat untuk konfigurasi nya seperti tertulis di atas, ke <code>/usr/bin/ntlm_auth</code>, dan BUKAN ke /usr/lib/squid/ntlm_auth.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngadimin.org/2009/09/27/sedikit-catatan-seputar-squid-ntlm-auth-di-ubuntu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pilih Mana, Berbagi Informasi Mudik melalui Facebook atau Twitter?</title>
		<link>http://ngadimin.org/2009/09/17/pilih-mana-berbagi-informasi-mudik-melalui-facebook-atau-twitter/</link>
		<comments>http://ngadimin.org/2009/09/17/pilih-mana-berbagi-informasi-mudik-melalui-facebook-atau-twitter/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Sep 2009 23:30:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cecep</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berbagi Tautan]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[mudik]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ngadimin.org/?p=1545</guid>
		<description><![CDATA[Berbagi informasi mudik via update status di Facebook
Sepertinya tanpa perlu dikomando lagi, proses sharing informasi mudik ini akan muncul dengan sendirinya di status-status pengguna facebook. Apalagi saat situasi lagi macet gak karu-karuan, cara terbaik untuk membunuh kepenatan ya dengan mainan facebook hahaha.
Sayangnya informasi yang disampaikan di status facebook ini, hanya bisa dinikmati oleh pengguna yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Berbagi informasi mudik via update status di Facebook</strong></p>
<p>Sepertinya tanpa perlu dikomando lagi, proses <em>sharing</em> informasi mudik ini akan muncul dengan sendirinya di status-status pengguna facebook. Apalagi saat situasi lagi macet gak karu-karuan, cara terbaik untuk membunuh kepenatan ya dengan mainan facebook hahaha.</p>
<p>Sayangnya informasi yang disampaikan di status facebook ini, hanya bisa dinikmati oleh pengguna yang sudah terhubung sebagai teman si pengupdate status tadi. Jadinya proses penyebaran informasi arus lalu lintas akan cenderung tertutup, dan terbatas. Tapi akan terasa lebih personal karena yang menanggapinya juga adalah sahabat atau teman-teman dari si pengirim berita.</p>
<p><strong>Berbagi informasi mudik via twitter</strong></p>
<p>Twitter juga di musim mudik kali ini bakal dibanjiri informasi seputar arus mudik. Apalagi sekarang twitter mulai populer di kalangan pengguna internet di Indonesia. Jadi twitter layak untuk diperhitungkan sebagai sarana berbagi informasi mudik.</p>
<p>Untuk proses penyebaran informasi, twitter sepertinya lebih unggul dibanding facebook. Karena twitter cenderung lebih terbuka (kecuali yang bikin <em>private profile</em> ya). Apalagi dengan semakin banyaknya penyedia simpul informasi. Informasi bisa tersebar dengan lebih cepat lagi, karena dengan mengirim informasi ke simpul informasi tadi, berita itu selain akan sampai ke <em>follower</em> si penulis berita, juga akan sampai ke ribuan <em>follower</em> si simpul informasi tadi.</p>
<p><span id="more-1545"></span></p>
<p><a href="http://lewatmana.com"><img src="http://ngadimin.org/wp-content/uploads/2009/09/lewatmana.png" alt="LewatMana.Com" title="LewatMana.Com" width="218" height="30" class="alignleft size-full wp-image-1557" /></a><br />
<br clear="all" /></p>
<p><strong>Berbagi informasi arus lalu lintas mudik di @lewatmana</strong></p>
<p>Nah, salah satu simpul informasi untuk layanan informasi lalu lintas adalah <a href="http://twitter.com/lewatmana">@lewatmana</a>. Dengan mengirim informasi ke <a href="http://twitter.com/lewatmana">@lewatmana</a>, informasi akan tersebar ke ribuan <em>follower</em> @lewatmana (semua berita akan di RT). </p>
<p>Caranya juga mudah, cukup dengan mengetikkan pesan dengan format.</p>
<pre>@lewatmana #JKT <em>pesan</em></pre>
<p>Dimana #JKT adalah kode kota. Tidak wajib dan bisa ditulis di depan, tengah atau di belakang. </p>
<p>Contoh, tweet laporan arus mudik.</p>
<pre>@lewatmana #BDG Macet panjang di pintu tol pasteur</pre>
<pre>@lewatmana Cikampek macet gak gerak dari 2 jam yang lalu!</pre>
<p>Mudah kan? Jadi silakan ikuti semua update tentang kondisi lalu lintas di <a href="http://twitter.com/lewatmana">@lewatmana</a>. Dan Untuk informasi cara mengirim berita kondisi lalu lintas, silakan ikuti <a href="http://lewatmana.com/kondisi/twitter/">panduannya disini</a>.</p>
<p>Selamat mudik buat yang mudik, selalu hati-hati di perjalanan Anda <img src='http://ngadimin.org/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngadimin.org/2009/09/17/pilih-mana-berbagi-informasi-mudik-melalui-facebook-atau-twitter/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Saat Admin ikutan Mudik</title>
		<link>http://ngadimin.org/2009/09/15/saat-admin-ikutan-mudik/</link>
		<comments>http://ngadimin.org/2009/09/15/saat-admin-ikutan-mudik/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Sep 2009 05:53:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cecep</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berbagi Tautan]]></category>
		<category><![CDATA[lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[mudik]]></category>
		<category><![CDATA[sysadmin]]></category>
		<category><![CDATA[ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ngadimin.org/?p=1539</guid>
		<description><![CDATA[Ya tentu saja, admin seperti karyawan lainnya berhak untuk mudik. Masalahnya kadang ada tuntutan agar layanan online yang disediakan oleh kantor, bisa tetep berfungsi dengan baik saat liburan ini. Di perusahaan besar yang sudah punya SOP yang baik, tentu tidak masalah. Semuanya pasti sudah diatur. Apalagi yang sudah punya jadwal piket 24 jam, tidak ada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_1542" class="wp-caption aligncenter" style="width: 410px"><img src="http://ngadimin.org/wp-content/uploads/2009/09/suasana_mudik.jpg" alt="Suasana Mudik. Gambar diambil dari kompas.com" title="Suasana Mudik" width="400" height="245" class="size-full wp-image-1542" /><p class="wp-caption-text">Suasana Mudik. Gambar diambil dari kompas.com</p></div>
<p>Ya tentu saja, admin seperti karyawan lainnya berhak untuk mudik. Masalahnya kadang ada tuntutan agar layanan online yang disediakan oleh kantor, bisa tetep berfungsi dengan baik saat liburan ini. Di perusahaan besar yang sudah punya SOP yang baik, tentu tidak masalah. Semuanya pasti sudah diatur. Apalagi yang sudah punya jadwal piket 24 jam, tidak ada masalah tentunya. </p>
<p>Yang jadi masalah adalah admin kelas menengah ke bawah, dimana server-server disimpan di datacenter alakadarnya, tapi tetap ingin bisa berfungsi dengan baik saat ditinggal oleh kuncen atau penjaga server itu. Nah sebagai Admin kita harus mensiasati masalah ini, agar liburan tetap nyaman tanpa harus terganggu urusan server-server tadi.</p>
<p>Silakan baca <a href="http://ngadimin.com/2009/09/15/tips-persiapan-admin-sebelum-mudik/">TIPS: Persiapan Admin Sebelum Mudik</a>. Kalau Anda punya tips lain, silakan juga share disana. Selamat mudik buat rekan-rekan Sys Admin <img src='http://ngadimin.org/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngadimin.org/2009/09/15/saat-admin-ikutan-mudik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Maaf mas, bisa dijelaskan step-by-step nya gak, maklum saya AWAM</title>
		<link>http://ngadimin.org/2009/09/09/maaf-mas-bisa-dijelaskan-step-by-step-nya-gak-maklum-saya-awam/</link>
		<comments>http://ngadimin.org/2009/09/09/maaf-mas-bisa-dijelaskan-step-by-step-nya-gak-maklum-saya-awam/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Sep 2009 16:40:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cecep</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kolom Opini]]></category>
		<category><![CDATA[milis]]></category>
		<category><![CDATA[ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ngadimin.org/?p=1530</guid>
		<description><![CDATA[Empat Satu kata dari saya, males banget dot com 
Kadang pertanyaan sederhana, ketika dijawab secara step-by-step hasilnya bisa berupa satu buku berpuluh-puluh halaman. Dan awam bukan alasan untuk bersikap &#8220;malas&#8221; (dalam tanda kutip, karena orang Indonesia suka tersinggung kalau dibilang malas, padahal memang iya hahaha).
Dari pada menulis kata-kata itu, alangkah baiknya jika Anda menulis.
Saya sudah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Empat <del datetime="2009-09-09T18:25:43+00:00">Satu</del> kata dari saya, males banget dot com <img src='http://ngadimin.org/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
<p>Kadang pertanyaan sederhana, ketika dijawab secara step-by-step hasilnya bisa berupa satu buku berpuluh-puluh halaman. Dan awam bukan alasan untuk bersikap &#8220;malas&#8221; (dalam tanda kutip, karena orang Indonesia suka tersinggung kalau dibilang malas, padahal memang iya hahaha).</p>
<p>Dari pada menulis kata-kata itu, alangkah baiknya jika Anda menulis.</p>
<blockquote><p>Saya sudah mencari informasi di google dengan kata kunci &#8220;bla bla bla&#8221;. Tapi belum menemukan tulisan atau artikel yang pas dengan kebutuhan saya.</p></blockquote>
<blockquote><p>Saya juga sudah mencoba tutorial ini (lalu tuliskan urlnya), dan saya ada kesulitan untuk memahami bagian &#8220;bla bla bla&#8221;</p></blockquote>
<blockquote><p>Saya sudah mencoba menjalankan perintah &#8220;bla bla bla&#8221;, tapi mendapatkan error ini (lalu di copy paste kan error yang relevan ke milis).</p></blockquote>
<p>Jadi kata AWAM jangan dijadikan alasan untuk tidak mencari tahu terlebih dahulu seputar permasalah Anda. Trus jangan takut untuk mencoba. Kalau salah atau nantinya ada error ya gpp. Itu kan bagian dari belajar.</p>
<p>Sebelum meminta bantuan temen-temen milis, biasakan Anda membantu diri sendiri dan bantulah temen-temen yang akan menjawab pertanyaan Anda dengan data-data yang lengkap seputar masalah yang Anda hadapi.</p>
<p>Sesekali cobalah tengok tulisan, <a href="http://groups.google.com/group/id-ubuntu/web/cara-bertanya-yang-baik">Cara Bertanya yang Baik</a>. Sebuah tulisan yang sangat-sangat bagus, tapi sayangnya yang baca sepertinya hanya admin milis saja hahaha.</p>
<p></p>
<p>Daftar lain yang tak kalah mengganggu (versi saya).</p>
<ul>
<li>Saya jawab di milis, Anda reply japri!</li>
<li>Nanya pake bahasa ABG (lengkap dengan tulisan yang susah dibaca itu).</li>
<li>Mengganti tanda tanya dengan tanda seru (kayaknya ini masih ada kaitan dengan bahasa ABG).</li>
<li>Signature yang panjang. (lengkap dengan nomor telepon beberapa biji dan beberapa alamat blog narsisnya).</li>
<li>Signature disclaimer (yang saya sendiri gak ngerti maksud tujuannya apa).</li>
<li>Pake email @telkom.net, cari email gratisan lainnya yang nggak ngiklan setengah halaman di email yang Anda kirimkan.</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngadimin.org/2009/09/09/maaf-mas-bisa-dijelaskan-step-by-step-nya-gak-maklum-saya-awam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic page generated in 1.144 seconds. -->
<!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2010-03-11 23:58:58 -->
