Category Archives: Puisi

Titik Di Dalam Ruang

titik tanpa warna
bidang tanpa garis
ruang tanpa udara
hampa
sunyi

hanya cahaya yang bisa masuk ke dalamnya
merambat bagai gelombang
membawa bekal energi baru

titik berwarna putih
bidang dengan garis warna
ruang dengan cahaya terang
masih hampa
masih sunyi
tapi terasa hangat

Notes: Mencoba membuat puisi dengan nuansa ilmu fisika. Mencoba membuat rentetan kata, yang tidak melanggar kaidah hukum fisika. halah!

Aku Ingin – Sapardi Djoko Darmono

Aku Ingin

aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya debu

aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada

Catatan dari saya: simple, santun, rendah hati dan to the point :D

Hujan Bulan Juni – Sapardi Djoko Darmono

tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni
dirahasiakannya rintik rindunya kepada pohon berbunga itu

tak ada yang lebih bijak dari hujan bulan juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya yang ragu-ragu di jalan itu

tak ada yang lebih arif dari hujan bulan juni
dibiarkannya yang tak terucapkan diserap akar pohon bunga itu

Nb: Terinspirasi status ym seseorang. Kalau dia baca, pasti komentarnya: gubrak!

I May Not Be The One

i may not be the one you always run to, not the one you always think about, not even the one you love. but if you feel hurts or sad and you need someone, call me. you know i’d love to hear, “hey, cep! i need you here.”

we may not be the best of what we are. we may not talk often. you may cry without me knowing. but i just want you to know that no matter how difficult things can be, in the long run, you still have me.