Category Archives: Social Life

Merasa Punya Hak Untuk Minta Bagian

Membaca tulisan tentang uang keamanan di blognya Paman Tyo, saya juga punya cerita yang serupa dengan itu. Mirip-mirip tapi mungkin beda.

Di sebuah SD ada dana bantuan untuk merehab bangunan (lokasinya saya rahasiakan ya, demi keamanan saya hehehe). Seperti biasa kalau ada dana yang turun seperti itu ada uang administrasi dimana-mana, dan semuanya sudah ditentukan dari atas. Termasuk si pemborong yang akan mengerjakan rehab juga sudah ditunjuk dari sananya. Tapi bukan itu yang ingin saya ceritakan, biarlah itu dibahas dilain waktu saja.

Singkat cerita saat akan dimulai pengerjaan, si pemborong mengeluh dan bilang tidak bisa mengerjakan proyek rehab. Dia merasa jiwanya terancam. Loh kok? Akhirnya si pemborong dipanggil dan dipertemukan dengan tokoh masyarakat setempat, tentu saja dengan pihak sekolah sebagai penengah (dan yang berkepentingan terhadap pembangunan/rehab).

Dari pertemuan itulah terungkap, wakil masyarakat meminta agar pekerja berasal dari masyarakat sekitar. Dengan sedikit memberikan ‘saran yang cukup bijak’, jika pekerjanya bukan dari masyarakat situ, dia tidak bertanggung jawab atas keamanan proyek itu. Duh! Akhirnya demi kelancaran proyek, dan alasan lain-lainnya akhirnya disetujuilah pada pengerjaan rehab itu akan dikerjakan oleh pekerja yang berasal dari daerah sekitar SD itu. Dan proyek rehab selesai.

Dalam banyak hal, masyarakat setempat merasa punya hak untuk meminta bagian. Dan dalam kasus di atas padahal yang bakal menikmati hasil rehab SD itu ya mereka juga. Tapi mereka juga yang sedikit banyak menghambat proyek itu. Negeri kita memang unik :D

Mudik dan Lebaran

Setiap menjelang lebaran, pasti ada satu kebiasaan yang seolah menjadi kewajiban bagi semua penduduk di Indonesia, baik muslim atau bukan, yaitu mudik. Mungkin karena waktunya yang memberikan liburan/cuti bersama yang lumayan panjang.

Tentu saja, saya juga ikut-ikutan mudik. Tepatnya takut dikutuk kalau tidak mudik, soalnya tidak ada yang bisa dijadikan alasan untuk tidak mudik hehe. Seperti biasa, mudik bawa beberapa baju untuk salin dan untuk sekarang saya bawa obat sebagai jaga-jaga. Karena sudah terbiasa di Jakarta, ketika pulang ke Garut suka kedinginan dan batuk-batuk :(

Oh iya, pemerintah sudah memutuskan melalui sidang itsbat kalau 1 Syawal 1429 H jatuh pada hari Rabu besok. Dan seperti biasa menjelang lebaran, sudah mulai masuk SMS ucapan mohon maaf lahir batin/selamat hari raya.

Berikut saya kutip SMS yang sudah masuk…

Continue reading

Mengelola THR

Sebentar lagi buat saya atau anda-anda yang sudah bekerja (mungkin) akan mendapatkan THR. Anda tentu sudah mempunyai rencana dengan uang THR itu. Entah itu untuk uang mudik, untuk membeli barang yang sudah anda impikan atau untuk ditabung.

Nah, sekarang sebelum anda putuskan uang itu untuk apa, mari kita renungkan tentang berita yang mungkin anda sudah baca atau lihat melalui televisi. 21 orang meninggal saat mengantre uang zakat.

Mendengar berita itu apa yang pertama kali Anda rasakan? Sedih melihat mereka yang meninggal? Marah kepada pemerintah yang tidak bisa menyejahterakan rakyatnya? Menghujat koruptor? Menyalahkan Pak Haji yang membagikan zakat? atau apa itu.

Continue reading