<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Cecep Mahbub &#187; Wiki</title>
	<atom:link href="http://ngadimin.org/topik/wiki/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ngadimin.org</link>
	<description>Mac, Linux, IT and other random things</description>
	<lastBuildDate>Sun, 02 Jan 2011 06:36:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Instalasi Apache suExec PHP FastCGI di Debian</title>
		<link>http://ngadimin.org/2009/05/10/instalasi-apache-suexec-php-fastcgi-di-debian/</link>
		<comments>http://ngadimin.org/2009/05/10/instalasi-apache-suexec-php-fastcgi-di-debian/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 May 2009 07:01:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cecep Mahbub</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wiki]]></category>
		<category><![CDATA[apache2]]></category>
		<category><![CDATA[debian]]></category>
		<category><![CDATA[suExec]]></category>
		<category><![CDATA[ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ngadimin.org/?p=1417</guid>
		<description><![CDATA[Di lingkungan server shared hosting biasanya php dijalankan via suExec. Ada beberapa keuntungan ketika menjalankan php via suExec dan bukan lewat mod-php ketika Anda berbicara tentang shared hosting. Pertama, skrip php bisa dijalankan sebagai user yang berbeda-beda untuk setiap virtualhost. &#8230; <a href="http://ngadimin.org/2009/05/10/instalasi-apache-suexec-php-fastcgi-di-debian/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di lingkungan server shared hosting biasanya php dijalankan via suExec. Ada beberapa keuntungan ketika menjalankan php via suExec dan bukan lewat mod-php ketika Anda berbicara tentang shared hosting. </p>
<p>Pertama, skrip php bisa dijalankan sebagai user yang berbeda-beda untuk setiap virtualhost. Jadi setiap virtualhost bisa kita alokasikan satu user khusus untuk menjalankan skrip php-nya. </p>
<p>Kedua, karena skrip php bisa dijalankan sebagai user yang berbeda-beda untuk tiap virtualhost, kita bisa samakan user yang menjalankan skrip php tersebut dengan user yang biasa mengupload file via ftp (utk keperluan hosting tersebut). Dengan cara ini user tidak perlu repot lagi memikirkan masalah hak akses file ketika menginstall aplikasi php. Karena skrip php tersebut sudah bisa mengakses semua file milik user tsb.</p>
<p>Tapi suExec bukanlah solusi sempurna. Berdasarkan <em>benchmark</em>, menjalankan php via suExec cenderung lebih lambat bila dibandingkan menjalankan php via mod-php. Jadi kalau memang servernya tidak ditujukan untuk shared hosting, menggunakan mod-php lebih disarankan.</p>
<p>Untuk catatan teknis instalasi, saya sudah catat di wiki: <a href="http://wiki.ngadimin.org/Instalasi_Apache2_suExec_PHP5_FastCGI_di_Debian">Instalasi Apache suExec PHP FastCGI di Debian</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngadimin.org/2009/05/10/instalasi-apache-suexec-php-fastcgi-di-debian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Panduan Fedora 10 (artikel baru di wiki)</title>
		<link>http://ngadimin.org/2008/12/15/panduan-fedora-10-artikel-baru-di-wiki/</link>
		<comments>http://ngadimin.org/2008/12/15/panduan-fedora-10-artikel-baru-di-wiki/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Dec 2008 08:59:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cecep Mahbub</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wiki]]></category>
		<category><![CDATA[fedora]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ngadimin.org/?p=1255</guid>
		<description><![CDATA[Selama beberapa hari ini saya &#8216;selingkuh&#8217; dari Ubuntu untuk sekedar mencoba rilis terbaru fedora. Sekalian pengen refresh informasi seputar distro yang dulu pernah saya pakai juga. Dan seperti biasa, untuk mendokumentasikan apa yang pernah saya kerjakan di  fedora ini, saya &#8230; <a href="http://ngadimin.org/2008/12/15/panduan-fedora-10-artikel-baru-di-wiki/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selama beberapa hari ini saya &#8216;selingkuh&#8217; dari Ubuntu untuk sekedar mencoba rilis terbaru fedora. Sekalian pengen refresh informasi seputar distro yang dulu pernah saya pakai juga. Dan seperti biasa, untuk mendokumentasikan apa yang pernah saya kerjakan di  fedora ini, saya catat di wiki. Biar tidak lupa, sekalian share informasi buat pengguna yang lain juga.</p>
<p>Ok, silahkan yang mau lihat-lihat, <a href="http://wiki.ngadimin.org/Panduan_Fedora_10">Panduan Fedora 10</a> di wiki saya. Seperti biasa tidak lengkap, tapi seiring berjalannya waktu akan terus diupdate (jika sempet dan ada mood hehe).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngadimin.org/2008/12/15/panduan-fedora-10-artikel-baru-di-wiki/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Instalasi Nginx Dari Source di Ubuntu Hardy</title>
		<link>http://ngadimin.org/2008/11/16/instalasi-nginx-dari-source-di-ubuntu-hardy/</link>
		<comments>http://ngadimin.org/2008/11/16/instalasi-nginx-dari-source-di-ubuntu-hardy/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 15 Nov 2008 19:16:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cecep Mahbub</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wiki]]></category>
		<category><![CDATA[nginx]]></category>
		<category><![CDATA[ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ngadimin.org/?p=1142</guid>
		<description><![CDATA[Akhirnya saya ikut-ikutan juga ingin mencoba aplikasi nginx (baca: engine-x), sebuah webserver yang sangat ringan (katanya sih, jadi silahkan Anda buktikan sendiri). Sebetulnya selain sebagai pelayan web, nginx ini bisa digunakan sebagai proxy utk aplikasi smtp, pop atau imap, load &#8230; <a href="http://ngadimin.org/2008/11/16/instalasi-nginx-dari-source-di-ubuntu-hardy/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akhirnya saya ikut-ikutan juga ingin mencoba aplikasi nginx (baca: engine-x), sebuah webserver yang sangat ringan (katanya sih, jadi silahkan Anda buktikan sendiri). Sebetulnya selain sebagai pelayan web, nginx ini bisa digunakan sebagai <em>proxy</em> utk aplikasi smtp, pop atau imap, <em>load balancer</em>, atau <em>web accelerator</em>.</p>
<p>Ok, lupakan intro di atas. Saya akhirnya memutuskan untuk mencoba menginstal aplikasi ini. Tapi setelah dilihat-lihat ternyata versi yang tersedia di repo Ubuntu Hardy saya, tergolong sudah tua. Buktinya di <a href="http://nginx.net">website nginx</a>, versi ini sudah digolongkan sebagai rilis legacy.</p>
<p>Karena alasan di atas itulah, saya jadinya lebih memilih instal dari <em>source</em> dengan mengambil berkas sumber dari web nginx, dikompail dan diinstal. Beruntung sekali, slicehost sudah menyediakan beberapa artikel tentang <a href="http://articles.slicehost.com/nginx">instalasi nginx di Ubuntu</a>.</p>
<p>Dan seperti biasa, jika lagi iseng dan tidak ada kerjaan, saya buatkan <a href="http://wiki.ngadimin.org/Instalasi_Nginx_dari_Source_di_Ubuntu_Hardy">tulisan versi saya sendiri di wiki</a>. Mudah-mudahan berguna <img src='http://ngadimin.org/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngadimin.org/2008/11/16/instalasi-nginx-dari-source-di-ubuntu-hardy/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tutorial Instalasi Cacti di Ubuntu</title>
		<link>http://ngadimin.org/2008/08/27/tutorial-instalasi-cacti-di-ubuntu/</link>
		<comments>http://ngadimin.org/2008/08/27/tutorial-instalasi-cacti-di-ubuntu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Aug 2008 18:14:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cecep Mahbub</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Wiki]]></category>
		<category><![CDATA[cacti]]></category>
		<category><![CDATA[ubuntu]]></category>
		<category><![CDATA[video]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ngadimin.org/?p=1003</guid>
		<description><![CDATA[Untuk tutorial kali ini agak spesial. Karena selain tulisan di wiki seperti biasa yang saya tulis, saya sertakan video yang menunjukkan tahap demi tahap instalasi cacti di Ubuntu Hardy Heron. Video Tutorial, saya bagi jadi beberapa bagian: Instalasi Cacti di &#8230; <a href="http://ngadimin.org/2008/08/27/tutorial-instalasi-cacti-di-ubuntu/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk tutorial kali ini agak spesial. Karena selain tulisan di wiki seperti biasa yang saya tulis, saya sertakan video yang menunjukkan tahap demi tahap <a href="http://wiki.ngadimin.org/Instalasi_Cacti_di_Ubuntu">instalasi cacti di Ubuntu Hardy Heron</a>.</p>
<p>Video Tutorial, saya bagi jadi beberapa bagian:</p>
<p><a href="http://rapidshare.com/files/140320650/Instalasi_Cacti_di_Ubuntu_-_bag0_-_Intro.flv.html">Instalasi Cacti di Ubuntu &#8211; bag0 &#8211; Intro</a><br />
<a href="http://rapidshare.com/files/140312765/Instalasi_Cacti_di_Ubuntu_-_bag1_-_Instalasi_LAMP.flv">Instalasi Cacti di Ubuntu &#8211; bag1 &#8211; Instalasi LAMP</a><br />
<a href="http://rapidshare.com/files/140418871/Instalasi_Cacti_di_Ubuntu_-_bag2_-_Instalasi_Cacti.flv.html">Instalasi Cacti di Ubuntu &#8211; bag2 &#8211; Instalasi Cacti</a><br />
<a href="http://rapidshare.com/files/140422118/Instalasi_Cacti_di_Ubuntu_-_bag3_-_Monitoring_Linux_Server.flv.html">Instalasi Cacti di Ubuntu &#8211; bag3 &#8211; Monitoring Linux Server</a></p>
<p>Catatan: Karena aplikasi gtk-recordmydesktop saya tidak berhasil merekam suara (saya masih mencoba otak-atik lagi), video tutorial kali ini saya lakukan di desktop windows xp (original), menggunakan aplikasi camtasia (tidak berlisensi resmi hehe).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngadimin.org/2008/08/27/tutorial-instalasi-cacti-di-ubuntu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>50</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Instalasi OpenVZ di Ubuntu Hardy Heron</title>
		<link>http://ngadimin.org/2008/08/03/instalasi-openvz-di-ubuntu-hardy-heron/</link>
		<comments>http://ngadimin.org/2008/08/03/instalasi-openvz-di-ubuntu-hardy-heron/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 03 Aug 2008 05:35:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cecep Mahbub</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wiki]]></category>
		<category><![CDATA[openvz]]></category>
		<category><![CDATA[ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ngadimin.org/?p=971</guid>
		<description><![CDATA[Sekarang mari kita perkaya eksplorasi dunia virtualisasi di Linux. Setelah sebelumnya saya menuliskan tentang instalasi VMware, linux-vserver sekarang saatnya mengeksplor OpenVZ. OpenVZ sendiri memiliki banyak kemiripan dengan linux-vserver. OpenVZ adalah teknologi open source yang dulunya dikembangkan dari aplikasi Virtuozzo yang &#8230; <a href="http://ngadimin.org/2008/08/03/instalasi-openvz-di-ubuntu-hardy-heron/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sekarang mari kita perkaya eksplorasi dunia virtualisasi di Linux. Setelah sebelumnya saya menuliskan tentang instalasi VMware, linux-vserver sekarang saatnya mengeksplor OpenVZ.</p>
<p><a href="http://wiki.openvz.org/">OpenVZ</a> sendiri memiliki banyak kemiripan dengan linux-vserver. OpenVZ adalah teknologi <em>open source</em> yang dulunya dikembangkan dari aplikasi Virtuozzo yang sebagian kodenya dirilis ke publik secara opensource. Sekarang openvz digunakan sebagai basis <a href="http://www.parallels.com/virtuozzo">parallels virtuozzo</a>.</p>
<p>Silahkan baca <a href="http://wiki.ngadimin.org/Instalasi_OpenVZ_di_Ubuntu_8.04_Hardy_Heron">Instalasi OpenVZ di Ubuntu 8.04 Hardy Heron</a> (sebetulnya tulisan ini banyak mengadaptasi dari <a href="https://help.ubuntu.com/community/OpenVZ">tulisan di wiki ubuntu</a>). Tapi mudah-mudahan bisa lebih memperjelas proses instalasi dan administrasi openvz di Ubuntu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngadimin.org/2008/08/03/instalasi-openvz-di-ubuntu-hardy-heron/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Koneksi Internet IndosatM2 via USB Modem ZTE MF622 di Ubuntu Hardy Heron</title>
		<link>http://ngadimin.org/2008/07/20/koneksi-internet-indosatm2-via-usb-modem-zte-mf622-di-ubuntu-hardy-heron/</link>
		<comments>http://ngadimin.org/2008/07/20/koneksi-internet-indosatm2-via-usb-modem-zte-mf622-di-ubuntu-hardy-heron/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Jul 2008 13:42:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cecep Mahbub</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aplikasi Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Wiki]]></category>
		<category><![CDATA[indosatm2]]></category>
		<category><![CDATA[ubuntu]]></category>
		<category><![CDATA[zte mf622]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ngadimin.org/?p=934</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan lengkapnya saya tuliskan di wiki. Saya memilih menggunakan KPPP karena ada fasilitas accounting. Jadi sebagai pelanggan internet berbasiskan volume, saya masih bisa memonitor penggunaan internet perbulannya. Seperti tampak pada tangkapan layar dibawah ini:]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tulisan lengkapnya saya tuliskan di <a href="http://wiki.ngadimin.org/Koneksi_Internet_IndosatM2_via_USB_Modem_ZTE_MF622_di_Ubuntu_Hardy_Heron">wiki</a>. Saya memilih menggunakan KPPP karena ada fasilitas accounting. Jadi sebagai pelanggan internet berbasiskan volume, saya masih bisa memonitor penggunaan internet perbulannya.</p>
<p>Seperti tampak pada tangkapan layar dibawah ini:</p>
<p><a href="http://wiki.ngadimin.org/Image:Kppp_log_viewer.jpg"><img class="alignnone" title="KPPP Log Viewer" src="http://wiki.ngadimin.org/images/thumb/0/0f/Kppp_log_viewer.jpg/500px-Kppp_log_viewer.jpg" alt="" width="500" height="327" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngadimin.org/2008/07/20/koneksi-internet-indosatm2-via-usb-modem-zte-mf622-di-ubuntu-hardy-heron/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Panduan Ubuntu 8.04 &#8211; Hardy Heron</title>
		<link>http://ngadimin.org/2008/07/18/panduan-ubuntu-804-hardy-heron/</link>
		<comments>http://ngadimin.org/2008/07/18/panduan-ubuntu-804-hardy-heron/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Jul 2008 12:56:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cecep Mahbub</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wiki]]></category>
		<category><![CDATA[ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ngadimin.org/?p=930</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan ini ada di wiki saya. Sebuah catatan rintisan panduan singkat membangun komputer desktop berbasiskan Ubuntu 8.04 LTS. Sebetulnya sudah ditulis beberapa waktu lalu, tapi di awal tulisannya masih sangat minim. Mudah-mudahan bisa berkembang tulisannya, sesuai dengan apa yang saya &#8230; <a href="http://ngadimin.org/2008/07/18/panduan-ubuntu-804-hardy-heron/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tulisan ini ada di wiki saya. Sebuah catatan rintisan panduan singkat membangun komputer desktop berbasiskan Ubuntu 8.04 LTS. Sebetulnya sudah ditulis beberapa waktu lalu, tapi di awal tulisannya masih sangat minim.</p>
<p>Mudah-mudahan bisa berkembang tulisannya, sesuai dengan apa yang saya lakukan di desktop ubuntu saya. Dengan catatan, kalau ada semangat untuk mencatatkannya di wiki <img src='http://ngadimin.org/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
<p>Silahkan langsung menuju ke <a title="Panduan Ubuntu 8.04 - Hardy Heron" href="http://wiki.ngadimin.org/Panduan_Ubuntu_8.04_-_Hardy_Heron">Panduan Ubuntu 8.04 &#8211; Hardy Heron<br />
</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngadimin.org/2008/07/18/panduan-ubuntu-804-hardy-heron/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menambah Harddisk di Linux</title>
		<link>http://ngadimin.org/2008/06/22/menambah-harddisk-di-linux/</link>
		<comments>http://ngadimin.org/2008/06/22/menambah-harddisk-di-linux/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Jun 2008 16:43:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cecep Mahbub</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wiki]]></category>
		<category><![CDATA[debian]]></category>
		<category><![CDATA[linux]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ngadimin.org/2008/06/22/menambah-harddisk-di-linux/</guid>
		<description><![CDATA[Punya server Linux tapi partisinya sudah mulai penuh. Solusi pindahkan data ke harddisk tambahan. Punya server Linux dan datanya ingin dibackup ke media lain untuk dijadikan offline backup. Karena data yang mau dibackup sangat besar (ratusan giga), sangat tidak efisien &#8230; <a href="http://ngadimin.org/2008/06/22/menambah-harddisk-di-linux/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Punya server Linux tapi partisinya sudah mulai penuh. Solusi pindahkan data ke harddisk tambahan.</p>
<p>Punya server Linux dan datanya ingin dibackup ke media lain untuk dijadikan <em>offline backup</em>. Karena data yang mau dibackup sangat besar (ratusan giga), sangat tidak efisien jika dibackup ke media dvd. Dan karena budget juga terbatas, <em>tape drive</em> bukan pilihan. Solusi terbaik masukkan harddisk eksternal dan backup data kesana.</p>
<p>Pertanyaannya, bagaimana cara mengenali harddisk baru di Linux? Tenang&#8230; sebetulnya caranya sangat mudah. Buat yang belum mengetahui, silahkan ikuti petunjuk singkat <a href="http://wiki.ngadimin.org/Menambah_Harddisk_di_Linux">cara menambah harddisk baru di Linux</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngadimin.org/2008/06/22/menambah-harddisk-di-linux/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sinkronisasi Waktu Dengan NTP Server</title>
		<link>http://ngadimin.org/2008/06/22/sinkronisasi-waktu-dengan-ntp-server/</link>
		<comments>http://ngadimin.org/2008/06/22/sinkronisasi-waktu-dengan-ntp-server/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Jun 2008 16:30:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cecep Mahbub</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wiki]]></category>
		<category><![CDATA[debian]]></category>
		<category><![CDATA[ntp]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ngadimin.org/2008/06/22/sinkronisasi-waktu-dengan-ntp-server/</guid>
		<description><![CDATA[Semua perangkat yang berhubungan dengan fungsi waktu mensyaratkan konfigurasi jam/waktu yang sama atau mempunyai sedikit perbedaan (yang masih bisa ditolerir) dengan jam acuan. Misal, mesin absensi. Di kantor saya tidak ada mesin absensi, tapi ada tukang absen. Dia yang mencatat &#8230; <a href="http://ngadimin.org/2008/06/22/sinkronisasi-waktu-dengan-ntp-server/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Semua perangkat yang berhubungan dengan fungsi waktu mensyaratkan konfigurasi jam/waktu yang sama atau mempunyai sedikit perbedaan (yang masih bisa ditolerir) dengan jam acuan.</p>
<p>Misal, mesin absensi. Di kantor saya tidak ada mesin absensi, tapi ada tukang absen. Dia yang mencatat jam masuk dan pulang untuk semua karyawan. Tentu saja jam yang tercatat sangat tidak akurat. Tergantung jam yang digunakan oleh si tukang absen. Jika karyawan ingin mengetahui secara persis waktu jam masuk dan keluar, tentunya jam si karyawan harus disamakan dengan jam acuan tukang absen.</p>
<p>Walaupun tidak akurat, cara di atas sudah dirasa cukup oleh manajemen kantor. Jadi tidak masalah, kalau misalnya ada perbedaan 10 s.d 15 menit. Itu galat yang bisa ditolerir.</p>
<p><span id="more-474"></span></p>
<p>Lain cerita jika di kantor Anda memasang perangkat absensi menggunakan mesin <em>finger print</em> yang terhubung ke komputer. Tentunya pihak manajemen mengharapkan jam yang tercatat lebih akurat. Dan semua akan sia-sia jika jam komputer yang terhubung ke perangkat finger print juga ngaco.</p>
<p>Kasus lain, Anda sebagai administrator jaringan, menerapkan pengaturan akses internet berdasarkan jam. Agar tidak ada kesalahpahaman antara user dan admin, tentu jam server dan jam klien harus diset sama. Bahasa teknisnya disinkronisasi.</p>
<p>Caranya? Yang paling umum dengan melakukan sinkronisasi ke NTP server.</p>
<p>Sebetulnya masih banyak hal yang menyebabkan kenapa jam komputer kita harus disingkronkan dengan NTP server. Jika misalnya anda mengaktifkan sistem autentikasi berbasiskan kerberos (misalnya di Active Directory), jam antara server dan klien harus sama. Jika ada perbedaan yang melebihi batas toleransi, klien bisa ditolak aksesnya.</p>
<p>Nah, jika anda admin jaringan, tidak ada salahnya membuat NTP server di jaringan lokal anda. Caranya mudah. Saya coba tuliskan cara <a href="http://wiki.ngadimin.org/Instalasi_NTP_Server_di_Debian_4.0_(Etch)">instalasi NTP server di Debian</a>. Silahkan dibaca, dan mudah-mudahan berguna buat Anda <img src='http://ngadimin.org/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngadimin.org/2008/06/22/sinkronisasi-waktu-dengan-ntp-server/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Instalasi Linux Vserver di Debian Etch</title>
		<link>http://ngadimin.org/2008/06/21/instalasi-linux-vserver-di-debian-etch/</link>
		<comments>http://ngadimin.org/2008/06/21/instalasi-linux-vserver-di-debian-etch/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Jun 2008 14:25:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cecep Mahbub</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wiki]]></category>
		<category><![CDATA[debian]]></category>
		<category><![CDATA[vserver]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ngadimin.org/2008/06/21/instalasi-linux-vserver-di-debian-etch/</guid>
		<description><![CDATA[Postingan ini hanya informasi saja. Saya sudah menambahkan lagi satu halaman di wiki, dokumentasi singkat cara instalasi linux vserver di debian etch. Silahkan dibaca, semoga bermanfaat.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Postingan ini hanya informasi saja. Saya sudah menambahkan lagi satu halaman di wiki, <a href="http://wiki.ngadimin.org/Instalasi_Linux_Vserver_di_Debian_4.0_(Etch)">dokumentasi singkat cara instalasi linux vserver di debian etch</a>. Silahkan dibaca, semoga bermanfaat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngadimin.org/2008/06/21/instalasi-linux-vserver-di-debian-etch/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Minified using disk: basic
Page Caching using disk: enhanced (User agent is rejected)

Served from: ngadimin.org @ 2012-05-23 22:40:39 -->
