Category Archives: Work

Memperkenalkan: LewatMana.com

Minggu kemarin website lewatmana.com resmi dibuka untuk publik. Belum ada ceremonial atau rilis resmi, tapi Anda semua bisa menikmati isi layanan dari portal ini. Website ini dikembangkan sebagai portal komunitas pengguna jalan. Dimana Anda, Saya dan Kita semua bisa saling berbagi informasi seputar kondisi lalu lintas di sekitar kita.

Di tahap awal sebagai pengembang website ini, kita sudah menyediakan beberapa kamera di Jakarta (sementara masih 10 kamera, but more cam to come). Dalam pengembangan berikutnya, Anda sebagai member biasa bisa ikut memberikan feed kamera dengan menggunakan webcam biasa. Bayangkan jika ada 1000 lebih webcam yang ikut memonitor traffik lalu lintas di Jakarta, tentu luar biasa bukan?

lewatmana

LewatMana.com, portal komunitas pengguna jalan.

Belum banyak fitur yang tersedia, tapi Anda semua sudah bisa melihat kondisi traffik melalui snapshot gambar atau melalui klip video. Untuk memudahkan pengguna, Anda yang sudah terdaftar bisa membuat bookmark kamera favorit Anda (misal kamera-kamera yang berlokasi di jalan yang Anda lalui dari rumah ke kantor). Untuk menjadi pengguna lewatmana juga tidak susah. Anda bisa memanfaatkan akun facebook Anda (buat yang sudah punya, buat yang tidak punya pasti kurang gaul hahaha). Tinggal aktifkan lewat tombol facebook connect, maka Anda bisa menjadi anggota terdaftar di situs lewatmana.com, cara mendaftar biasa juga tersedia.

Buat pengguna twitter, Anda juga bisa mengikuti @lewatmana untuk mendapatkan informasi kondisi lalu lintas dari account twitter Anda. Selain mengikuti informasi, Anda juga bisa ikut berkontribusi melaporkan kondisi lalu lintas disekitar Anda melalui website lewatmana atau dari account twitter Anda.

Dan tentu saja tidak ketinggalan buat pengguna handphone (atau perangkat mobile lainnya), bisa mengakses halaman yang didesain khusus untuk kalangan ini di http://m.lewatmana.com. Pengguna Blackberry atau iPhone yang baru dirilis di Indonesia sepertinya tidak boleh melewatkan situs m.lewatmana.com (itulah gunanya blackberry atau iphone, buat dipake online kan hahaha).

Terakhir, sebelum menutup tulisan “berbau iklan ini”, server lewatmana ini menggunakan OS Ubuntu 8.04, dan pengembangannya juga dilakukan di Ubuntu (bahkan ada dua orang programmer yang pake gedit utk menulis kode aplikasi website ini, saya sendiri memilih pake Vim hahaha). Nanti saya coba tuliskan dibalik layar pengembangan website ini. Mungkin di postingan berikutnya.

Ditunggu kunjungannya ya :)

UPDATE, tulisan dari blog lain:
Kangen Jakarta? ke www.lewatmana.com aja!
LewatMana, Mencari Kesempatan Dalam Kemacetan
Lagi, Karya Anak Negri : BundaGaul.com dan LewatMana.com
Lewatmana.com

Fungsi Random Yang Tidak Random

2318stripprintgif.jpg

Dilbert Comic Strip. [ via metasploit ]

Ketika membaca artikel tentang bugs openssl di debian di blog Pak Andika, agak sedikit kaget juga (walaupun agak lama utk memahaminya, maklum rada oon + ngantuk hehehe). Wah ini bisa menjadi masalah serius. Dan terbukti, beberapa hari setelah informasi bugs itu dirilis, sekarang sudah keluar exploit yang memanfaatkan celah tersebut.

Jadi sebaiknya, bagi anda pengguna debian & turunannya (ubuntu salah satunya), segera mengupdate sistem. Sederhananya apt-get update && apt-get upgrade. Walaupun tidak sesederhana itu, banyak hal yang harus diupdate gara-gara “fungsi random yang tidak benar-benar random” ini.

Dan biar anda benar-benar yakin kalau ini adalah masalah serius, silahkan lihat exploit utk bugs ini: http://milw0rm.com/exploits/5622 [ via  Tiago ].

Telkom Speedy, Beneran Kencengnya

PERINGATAN: Saya bukan orang telkom, saya juga tidak sedang mengiklankan sebuah produk. Tulisan ini hanya menceritakan pengalaman saya, pada saat itu. Internet di Indonesia memang payah, saya tahu persis itu. Banyak yang mengeluh tentang kualitas layanan internet di Indonesia, termasuk pelanggan telkom speedy. Jadi saya mengerti betul kalau banyak yang ikutan misuh-misuh di tulisan ini.

Tulisan ini niat awalnya hanya untuk ngeledek temen saya (dalam konteks bercanda, bukan menjelek-jelekkan), karena pada waktu itu teman saya mengupgrade b/w s.d 1.5 Mbit/s yang harganya tentu saja sangat mahal. Jadi kalau Anda kebetulan membaca tulisan ini, maaf jika memang yang tertulis tidak seperti yang Anda alami. Tapi apa yang tertulis di bawah memang benar seperti apa yang saya alami (pada waktu itu, lihat tanggalan itu sekitar 2 tahun yang lalu).


Dulu orang banyak komplen dengan koneksi telkom speedy. Gara-gara itu pula gw rada-rada males untuk berlangganan internet ADSL dengan telkom speedy. Tapi… sekarang (sepertinya) sudah berubah. Telkom speedy sudah jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

Sejak pertama kali ditest tanggal 14 Agustus 2007 s.d sekarang (berarti sudah sekitar 8 bulan langganan), si speedy kantor ini jarang ada masalah. Malah koneksi kabel modem kantor yang akhir-akhir sering bermasalah. Kesimpulan, speedy sudah relatif stabil.

Soal kecepatan, sesuai dengan yang dijanjikan kita bisa dapet 384kbps. Sepertinya sih yang sering dapet 384kbps itu untuk lokal loop saja (IIX/OpenIXP), tapi untuk koneksi ke internasionalnya juga tidak jelek-jelek banget. Dari monitoring di cacti, selalu peak di sekitar angka 256kbps. Wajar, mungkin karena ada faktor sharing dengan pelanggan lain.

Dan akhir-akhir ini gw sedikit heran. Saat tengah hari bolong, logikanya kan koneksi lagi peak. Tapi anehnya gw bisa dapet kecepatan download seperti ini.

Continue reading

Yang Terabaikan

grapes:~# uptime
01:44:36 up 666 days, 12:09, 1 user, load average: 0.01, 0.08, 0.08

Tak terasa sudah hampir 2 tahun server ini tidak dikunjungi. Server ini disimpan di datacenter indosat m2, jatipadang/kebagusan. Idealnya dalam satu kurun waktu satu tahun, server ini harus dimaintenance. Di cek apakah ada h/w yg bermasalah, atau minimal dibersihin dari debu yang mungkin menempel.

Selain itu, utk saat ini server ini butuh upgrade memory. Memory yang terpasang sekarang cuma 256MB. Beneran! Karena di awal, server ini hanya berperan sebagai pptp proxy. Tapi seiring berjalan waktu, beberapa service diinstall di server ini. Misal secondari MX, yang walaupun cuma secondary, tapi karena melakukan proses scanning terhadap virus/spam efeknya bisa membuat server ini overload (kalau MX utama lagi bermasalah).

Hmmm… cuma kapan ya gw cek servernya. Lagi males lembur hari sabtu nih :P

Multi Point Of Failure

Pernah denger istilah single point of failure? Kira-kira kalau dalam dituliskan versi gw, single point of failure tuh, misal sebuah sistem memiliki ketergantungan terhadap satu titik utama. Jika titik tersebut failed (error), maka seluruh sistem menjadi tidak berfungsi. Nah, titik tersebut disebut sebagai single point of failure. Jelas anak-anak?

Lalu multi point of failure itu apa? Hmm itu istilah versi gw (entahlah, mungkin sudah ada yang menuliskannya). Jadi dalam sebuah sistem yang kompleks, biasanya terdiri dari banyak single point of failure.

Titik A error, semua sistem tidak berjalan. Titik B error, sistem juga mati dst. Trus? Ya, cuma mo cerita saja, malam ini (tepatnya pagi dini hari ini), gw lagi beres-beres semua itu. Males banget dot com lah. Jam segini masih berkutat dengan kerjaan… :(

Bowling, Server Mati & Nonton DVD

Judul yang aneh. Tapi itulah kira-kira beberapa kegiatan dari akhir minggu kemarin.

Awalnya pas weekend kemarin kantor ngadain acara makan-makan. Trus dilanjutkan dengan acara main bowling di Plasa Senayan. Seperti yang sudah-sudah kalau acara kantor seperti ini pasti pulangnya malem banget (eh sudah masuk pagi ya).

Kemarin pulang dari acara main bowling ini, gw nyampe kost-kostan sekitar jam 1 pagi. Untung acara ke Rumah Zakat di Bandung nggak jadi. Kata Teh Astri (Bu, you are older than me hehe) nggak perlu dateng dulu. Jadi sabtunya gw bisa bebas tidur seharian (sambil merasakan pegel-pegel di tangan).

Server Mati

Ini cerita keduanya. Ok gw ambil singkatnya saja, tibalah hari minggu malem. Pas lagi nonton Joan of Arc di TransTV, tiba2 gw inget pengen ngecek skor liga inggris. Dibukalah itu laptop + akses GPRS nya.

Sambil buka livescore.com, iseng2 buka monitoring server kantor. Dan… uppss… service policyd (greylisting) mati. Dan efeknya luar biasa, email nggak masuk. Cek sana-sini, ternyata service ini mati sejak Jumat sore, pas gw lagi meeting di Puri. Sejam sebelum berangkat ke Plasa Senayan.

Tentu panik lah. Gw kebayang pas hari senen user pada komplen nggak dapet email penting. Sambil panik, gw idupin juga itu service. Dan pastiin email sudah bisa masuk lagi ke server tsb (server ini berperan sebagai mx server utama utk beberapa domain). Fuihh untung semuanya bisa selesai.

Dari rencana cuma mo lihat skor liga inggris, jadinya gw begadang sampai subuh. Fuihhh

Nonton DVD

Nah ini apalagi? hohoho, ini yang gw lagi kerjain sekarang. Sambil nge-blog, gw nonton Bourne Supremacy & Bourne Ultimatum. Nonton Jason Bourne eh Matt Damon.

Harusnya sih film ini gw tonton di bioskop bulan Agustus lalu. Tapi berhubung yang suka ngajakin nonton pergi jauh ke amrik, ya sekarang ini baru bisa gw tonton. hehehe

Sebetulnya gw nggak ada rencana beli dvd ini, tapi seperti biasa kalau jalan ke Ambasador pasti tergoda untuk mampir ke lapak penjual dvd nya. Yang minta beliin memory notebook harus tanggung jawab nih :P

Pindahan Server Itu Repot

Ya repot. Karena sesuatu dan lain hal, ada tiga server yang saling bertukar tempat. Bertukar disini, bertukar peran menyangkut service yang dijalankan di server tsb, dan bertukar secara lokasi fisik.

Ini adalah kerja tim, gw kebagian setting aplikasi yang dipindah. Export/import database oracle tugas DBA. Setting disisi user tugas helpdesk. Sebetulnya settingan aplikasi tidak terlalu rumit, tapi bikin males saja sih. Dan seperti biasa karena kemalasan gw, semua dikerjain di hari terakhir sebelum server dipindah

Yang gw otak-atik tuh, Compiere si aplikasi ERP, Pentaho utk reporting & Apache Tomcat yang digabung dengan crystal report untuk aplikasi webreport. Mindah-mindah, trus ubah settingan koneksi ke database oracle. Sebetulnya nggak susah. Cuma ya itu, karena semuanya tidak terdokumentasi dengan baik, file2 konfigurasi yang mau diubah harus dicari-cari dulu. Google lah, grep sana-sini lah hehe. Repot!

Dan hari ini semuanya gw catet. Semua settingan port aplikasi tersebut, gw seragamin. Bete, setiap yang setting aplikasi koneksi portnya berbeda-beda. Setiap mo setting disisi user, harus nanya ke yang setting atau nebak-nebak dulu. Kenapa nggak dibuat seragam aja. Pokoknya semuanya harus rapi!

Besok pagi eksekusi terakhir. Satu server rackmount 2U, 2 Unit server midle tower & 1 Unit UPS diangkut ke Tangerang. Wish me luck ya. Gw nggak mau ngelembur sampe malem :D